Berita
Budaya
Label
- Artikel
- artis
- berita
- Berita Bergambar
- budaya
- Bupati Simalungun
- cpns
- Desain
- download
- Film
- FPPR
- Gaya Hidup
- GKPS
- Hiburan
- humor
- informasi
- internet
- JR. Saragih
- kaos simalungun
- kesehatan
- korupsi
- LOVE
- Marga-marga i Simalungun
- olah raga
- pariwisata
- pematang raya
- pematang siantar
- PEMEKARAN
- pemuda
- Pendidikan
- pertanian
- PILKADA
- PNS
- politik
- Simalungun
- Sosok
- SUMUT
- teknologi
- Tips Kesehatan
- umpasa simalungun
- VIDEO
Link Menu Atas
Link Bawah
Popular
-
a. Umpasa Dakdanak (Anak-anak) Contoh: Bona-bonani sanggar Asok idege-dege Anak boru marlajar Asok ielek-elek Artinya: Pangkal batang pimpi...
-
HAK CIPTA : Ny.St.B Manihuruk/Anta br Damanik GKPS Hutaimbaru, Kecamatan Selimakuta, Kabupaten Simalungun ==================================...
-
KONTINGEN PESPARAWI SEKOLAH MINGGU SE-GKPS GKPS PAMATANG RAYA 1903 MEDAN, 30 JUNI 2013 Distrik IV juara umum Juara ...
-
Purba adalah marga atau morga dari suku Simalungun yang aslinya berasal dari daerah yang bernama Simalungun di provinsi Sumatera Utara, Indo...
-
Kabupaten Simalungun adalah sebuah kabupaten di Sumatra Utara, Indonesia. Bupatinya saat ini adalah Drs. T. Zulkarnaen Damanik MM yang sedan...
-
Karena Curi Kreta dari Garasi Mantan Bupati Simalungun Jhon Hugo Silalahi (48) melaporkan putra sulungnya Holpu Alexander Silalahi (30) ke M...
-
Pengantar Secara historis, terdapat tiga fase kerajaan yang pernah berkuasa dan memerintah di Simalungun. Berturut-turut fase itu adalah fas...
-
Description: Bupati : T Zulkarnain Damanik Wakil Bupati : Pardamean Siregar LAHAN pertanian yang subur dan luas menjadi modal utama perekono...
-
SEJARAH SINGKAT KOTA PEMATANGSIANTAR Sebelum Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Pematangsiantar merupakan daerah k...
Categories
- Artikel
- artis
- berita
- Berita Bergambar
- budaya
- Bupati Simalungun
- cpns
- Desain
- download
- Film
- FPPR
- Gaya Hidup
- GKPS
- Hiburan
- humor
- informasi
- internet
- JR. Saragih
- kaos simalungun
- kesehatan
- korupsi
- LOVE
- Marga-marga i Simalungun
- olah raga
- pariwisata
- pematang raya
- pematang siantar
- PEMEKARAN
- pemuda
- Pendidikan
- pertanian
- PILKADA
- PNS
- politik
- Simalungun
- Sosok
- SUMUT
- teknologi
- Tips Kesehatan
- umpasa simalungun
- VIDEO
Label
- Artikel
- artis
- berita
- Berita Bergambar
- budaya
- Bupati Simalungun
- cpns
- Desain
- download
- Film
- FPPR
- Gaya Hidup
- GKPS
- Hiburan
- humor
- informasi
- internet
- JR. Saragih
- kaos simalungun
- kesehatan
- korupsi
- LOVE
- Marga-marga i Simalungun
- olah raga
- pariwisata
- pematang raya
- pematang siantar
- PEMEKARAN
- pemuda
- Pendidikan
- pertanian
- PILKADA
- PNS
- politik
- Simalungun
- Sosok
- SUMUT
- teknologi
- Tips Kesehatan
- umpasa simalungun
- VIDEO
Arsip Berita
- November
- October
- September
- November
- December
- November
- April
- March
- February
- September
- June
- February
- January
- December
- November
- October
- September
- August
- July
- January
- June
- May
- April
- March
- February
- January
- November
- August
- July
- June
- May
- March
- February
- January
- December
- November
- October
- September
- August
- July
- May
- April
- March
- February
- January
- December
- November
- October
- September
- August
- July
- June
- May
- April
- March
- February
- January
- October
- September
- June
- January
- December
- November
- October
- August
Comments
Berita Pilihan
Newsletter
Hi There, I am
SLIDE1
Bupati Simalungun
Pematang Raya
Pematang Siantar
Pendidikan
Politik
Kaos Simalungun
VIDEO
Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine's Day) atau
disebut juga Hari Kasih Sayang, pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di
mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di
Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma
didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin
membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan
dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep
macam ini diciptakan.
Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para
pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk
"valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah
kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai
abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu
ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS)
memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu miliar kartu valentine
dikirimkan per tahun.[1] Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya
terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi
yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih
85% dari semua kartu valentine.
Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20,
tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam
hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga
mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan
hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.
Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa
pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya
Valentine itu merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada pacar ataupun
kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan
berarti selain valentine tidak merasakan cinta.
Di Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan
ucapan umum cinta platonik "Happy Valentine's", yang bisa diucapkan
oleh pria kepada teman wanita mereka, ataupun, teman pria kepada teman prianya
dan teman wanita kepada teman wanitanya.
Sejarah
Perayaan Kesuburan bulan Februari
Asosiasi pertengahan bulan Februari dengan cinta dan
kesuburan sudah ada sejak dahulukala. Menurut tarikh kalender Athena kuno,
periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan
Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.
Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia,
sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang
dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para
pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian
setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari
membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka
jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya
bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan
mudah.
Hari Raya Gereja
Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia
1908)[2], nama Valentinus paling tidak bisa merujuk tiga martir atau santo
(orang suci) yang berbeda:
- seorang pastur di Roma
- seorang uskup Interamna (modern Terni)
- seorang martir di provinsi Romawi Africa.
Koneksi antara ketiga martir ini dengan hari raya cinta
romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa
sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14
Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus.[3] Ada yang
mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli
hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.
Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus
dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St.
Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja
Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah
diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan
sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas
diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi.
Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para
muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.
Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969
sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa
yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun
pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.
Valentinius
Guru ilmu Gnostisisme yang berpengaruh Valentinius, adalah
seorang calon uskup Roma pada tahun 143. Dalam ajarannya, tempat tidur
pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya.
Penekanannya ini jauh berbeda dengan konsep... dalam agama Kristen yang umum.
Stephan A. Hoeller, seorang pakar, menyatakan pendapatnya tentang Valentinius
mengenai hal ini: "Selain sakramen permandian, penguatan, ekaristi, imamat
dan perminyakan, aliran gnosis Valentinius juga secara prominen menekankan dua
sakramen agung dan misterius yang dipanggil "penebusan dosa"
(apolytrosis) dan "tempat pelaminan"..."
Era abad pertengahan
Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus
dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana
dipercayai bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk
kawin. Kepercayaan ini ditulis pada karya sang sastrawan Inggris pertengahan ternama
Geoffrey Chaucer pada abad ke-14. Ia menulis di cerita Parlement of Foules
(Percakapan Burung-Burung) bahwa
For this was sent on Seynt Valentyne's day ("Untuk
inilah dikirim pada hari Santo Valentinus")
When every foul cometh there to choose his mate ("Saat
semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya")
Pada zaman itu bagi para pencinta sudah lazim untuk
bertukaran catatan pada hari ini dan memanggil pasangan mereka
"Valentine" mereka. Sebuah kartu Valentine yang berasal dari abad
ke-14 konon merupakan bagian dari koleksi pernaskahan British Library di
London.[4] Kemungkinan besar banyak legenda-legenda mengenai santo Valentinus
diciptakan pada zaman ini. Beberapa di antaranya bercerita bahwa:
Sore hari sebelum Santo Valentinus akan gugur sebagai martir
(orang suci dalam ajaran Katolik), ia menulis sebuah pernyataan cinta kecil
yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis, "Dari
Valentinusmu".
Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius
II, santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka.
Pada kebanyakan versi legenda-legenda ini, 14 Februari
dihubungkan dengan keguguran sebagai martir.
Hari Valentine pada era modern
Hari Valentine kemungkinan diimpor oleh Amerika Utara dari
Britania Raya, negara yang mengkolonisasi daerah tersebut. Di Amerika Serikat
kartu Valentine pertama yang diproduksi secara massal dicetak setelah tahun
1847 oleh Esther A. Howland (1828 - 1904) dari Worcester, Massachusetts.
Ayahnya memiliki sebuah toko buku dan toko peralatan kantor yang besar dan ia
mendapat ilham untuk memproduksi kartu dari sebuah kartu Valentine Inggris yang
ia terima. (Semenjak tahun 2001, The Greeting Card Association setiap tahun
mengeluarkan penghargaan "Esther Howland Award for a Greeting Card Visionary".)
Tradisi Hari Valentine di negara-negara non-Barat
Di Jepang, Hari Valentine sudah muncul berkat marketing
besar-besaran, sebagai hari di mana para wanita memberi para pria yang mereka
senangi permen cokelat. Namun hal ini tidaklah dilakukan secara sukarela
melainkan menjadi sebuah kewajiban, terutama bagi mereka yang bekerja di
kantor-kantor. Mereka memberi cokelat kepada para teman kerja pria mereka,
kadangkala dengan biaya besar. Cokelat ini disebut sebagai Giri-choko, dari
kata giri (kewajiban) dan choco (cokelat). Lalu berkat usaha marketing lebih
lanjut, sebuah hari balasan, disebut “Hari Putih”(White Day) muncul. Pada hari
ini (14 Maret), pria yang sudah mendapat cokelat pada hari Valentine diharapkan
memberi sesuatu kembali.
Di Taiwan, sebagai tambahan dari Hari Valentine dan Hari
Putih, masih ada satu hari raya lainnya yang mirip dengan kedua hari raya ini
ditilik dari fungsinya. Namanya adalah "Hari Raya Anak Perempuan" (Qi
Xi). Hari ini diadakan pada hari ke-7, bulan ke-7 menurut tarikh kalender
kamariyah Tionghoa.
Di Indonesia, budaya bertukaran surat ucapan antar kekasih
juga mulai muncul. Budaya ini menjadi budaya populer di kalangan anak muda.
Bentuk perayaannya bermacam-macam, mulai dari saling berbagi kasih dengan
pasangan, orang tua, orang-orang yang kurang beruntung secara materi, dan
mengunjungi panti asuhan di mana mereka sangat membutuhkan kasih sayang dari
sesama manusia. Pertokoan dan media (stasiun TV, radio, dan majalah remaja)
terutama di kota-kota besar di Indonesia marak mengadakan acara-acara yang
berkaitan dengan valentine.
Asisten I Pemkab Simalungun Marolop Silalahi, saat memukul Gong tanda resmi pembukaan rapat anggota KONI Tahun 2012 tahun lalu.
bongkarKasus.com,- Ratusan Juta Aggaran
KONI Pengkab Simalungun menguap tak jelas kemana arahnya, pada Tahun
Anggaran 2012 Pemkab Simalungun mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1, 7
miliar untuk Komite Nasional Olahraga Simalungun.
Anggaran sebesar Rp.1,7 itu dianggarakan
pemkab Simalungun untuk bantuan Pembinaan prestasi cabang olahraga di
daerah Simalungun, termasuk untuk pembiayaan secretariat serta
pembiayaan para atlit dan pengurus koni pengkab simalungun yang
berangkat ke pecan baru dalam rangka menghadiri PON pada Desember 2012
kemarin.
Menurut Pardomuan selaku ketua Koni
Pengkab Simalungun “dari Rp.1.7 M itu ada tersisa sekitar Rp.100 juta,
dan sisa dana itu akan dikembalikan kepada pemkab Simalungun dalam
bentuk SILPA”, ujarnya kepada nara sumber bongkarkasus.com.
Dilain kesempatan, Wakil Ketua DPRD
Simalungun Ir Julius Silalahi mengatakan, “Tahun Anggaran 2013 ini
Pemkab Simalungun menganggarkan Rp 1 miliar kepada KONI Simalungun,
besaran anggaran tahun ini turun karena anggaran pada tahun 2012 tidak
direalisasikan atau mempunyai sisa”, ujarnya.
Masih ditambahkan Julius, “sesuai
dengan faktanya KONI Simalungun tidak mampu menghabiskan anggaran Rp1, 7
miliar yang disediakan tahun lalu, hal ini ditinjau dari segi Efisiensi
dan efektifitasnya dana sebesar Rp.1.7 M yang berasal dari APBD
Simalungun tahun 2012 tidak ada menfaatnya” tutup Julius.
Dari informasi yang diperoleh (bongkarkasus.com-red) dari nara sumber
di kabupaten Simalungun, Ada salah satu anggota DPRD Simalungun yang
kebetulan Pengurus Cabang Olahraga ketika menerima bantuan dari KONI
Simalungun, justru mendapat potongan yang tidak wajar”.
Berdasarkan investigasi yang dilakukan salah satu wartawan di
kabupaten Simalungun mengatakan pemanfaatan Dana KONI Simalungun Tahun
Anggaran 2012 memang tidak terlalu efektif digunakan. Hal ini terlihat
dari besaran anggaran Rp 1,7 miliar itu hanya sekitar Rp 685.000.000
yang disalurkan sebagai Bantuan Pembinaan Prestasi Olahraga.
Salah satu cabang olahraga yang paling
besar mendapat bantuan dari pemkab Simalungun adalah WUSHU dengan nilai
bantuan sebesar Rp 80.000.000, sementara PERCASI merupakan cabang
olahraga yang paling sedikit mendapatkan bantuan terkecil. Hal ini bisa
dilihat di Besaran Bantuan Pembinaan Masing-masing Cabang Olahraga,
selebihnya tidak diketahui digunakan untuk apa anggaran tersebut.
Sementara Anggaran Dana Perjalanan
pengurus KONI Simalungun dalam menghadiri PON bulan Desember tahun 2012
yang lalu yang memakan anggaran sebesar Rp.136.000.000 di duga fiktif.
Hal ini dilihat dari sejumlah Atlet Pemkab Simalungun tidak ada yang
ikut dalam PON tersebut.
Sementara bongkarkasus.com mencoba
mengkonfirmasi Pardomuan Nauli Simajuntak selaku ketua KONI Simalungun
berikut dengan Letty Herawati selaku bendahara Koni Simalungun tidak
bersedia memberikan Komentarnya terkait dengan dugaan penyelewengan
anggaran APBD Pemkab Simalungun tahun 2012. (red/Rhb)
sumber : bongkar kasus
RAYA – Sejumlah informasi beredar bahwa Kabupaten
Simalungun akan membuka CPNS untuk tahun 2013. Namun bagian Infokom M
Andreas Simamora kepada METRO mengatakan belum ada surat dari BKD pusat.
“Belum ada kita terima pemberitahuan dari BKD pusat soal penerimaan
CPNS untuk tahun 2013 ini,” katanya lewat telepon seluler. Namun soal
usulan, Andreas menyebutkan telah dikirim sejak tahun 2012 kemarin, yang
intinya Simalungun akan menerima CPNS tahun 2013.
Informasi yang diterima METRO bahwa untuk Simalungun akan mendapat
jatah hingga ratusan orang tahun 2013. SKPD yang paling banyak untuk
diisi adalah Dinas Pendidilan dan Dinas Kesehatan.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi (Menteri PAN & RB), Azwar Abubakar mengatakan akan
mencabut moratorium CPNS pada 1 Januari 2013. Itu berarti keran
penerimaan CPNS reguler akan dibuka kembali untuk semua formasi.
“Tahun depan moratorium kita cabut. Semua instansi diberikan
kesempatan mengajukan usulan penambahan pegawai sesuai formasi yang
dibutuhkan di daerahnya,” kata Azwar Abubakar di kantornya, Rabu (27/6)
kemarin.
Meski kerannya dibuka, pemerintah tetap mewajibkan usulan
pengangkatan CPNS disertai peta jabatan. Tanpa peta jabatan, imbuh
Azwar, pemerintah tidak akan menetapkan formasinya. “Silakan mengajukan
usulan kebutuhan, tapi kalau tidak ada peta jabatan yang jelas jangan
harap saya beri formasi,” ucapnya.
Dengan peta jabatan itu, lanjut Azwar, akan diketahui kalau daerah
benar-benar membutuhkan pegawai. Pasalnya selama ini daerah selalu
mengajukan usulan kebutuhan pegawai sangat banyak.
“Kalau sejak 2011 dan 2012 usulan kebutuhan pegawai sangat sedikit,
tahun depan mungkin akan membludak. Karena itu, saya sudah
mengantisipasinya dengan prinsip minus growth.
Jadi jika jumlah pensiunan 130 ribu sampai 150 ribu maka kuota yang
kita siapkan hanya 60 ribu per tahun, sehingga jumlah PNS-nya
perlahan-lahan akan menyusut dengan sendirinya,” bebernya. (pra/esy/jpnn)
sumber : metro siantar
Menelusuri Kepahlawanan Tuan Rondahaim Menentang Belanda
Darwan E Saragih
RAYA – Universitas Efarina (Unefa) dan Dewan
Pimpinan Daerah (DPD) Hasadaon Saragih Garingging, Boru pakon Panogolan
Kabupaten Simalungun, akan menggelar Seminar Nasional Kepahlawanan Tuan
Rondahaim Saragih Menentang Belanda di Sumatera Utara.
Seminar itu akan digelar, Jumat (1/2) mendatang di Aula Kampus Unefa,
Hapoltakan Raya. Seminar ini ditujukan untuk membahas Sejarah
Perjuangan Tuan Rondahaim Saragih menentang Kolonialisme Belanda,
ditinjau dari segi budaya, sosok kepemimpinan dan perlawanan Tuan
Rondahaim oleh beberapa narasumber berkompeten.
Ketua DPD Hasadaon Saragih Garingging, Boru pakon Panogolan Kabupaten
Simalungun Drs Garinsen Saragih didampingi Ketua Panitia Seminar Darwan
Saragih ST MPd, kepada METRO, Minggu (27/1) menjelaskan, Tuan Rondahaim
Saragih Garingging adalah Raja Raya yang menentang penjajahan Belanda
secara terang-terangan melalui perlawanan bersenjata, baik di daerah
Simalungun hingga ke daerah Tebing Tinggi, di wilayah Padang (Tebing
Tinggi sekarang, red) yang merupakan wilayah Kesultanan Deli.
Perjuangan Tuan Rondahaim menentang Kolonialisme Belanda telah diakui
Pemerintah Republik Indonesia, dengan diberikannya Piagam Tanda
Kehormatan Presiden RI Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama dengan nomor
2634/UI/1999. Melalui piagam ini, Rondahaim sudah diakui sebagai pejuang
dari Sumatera Utara, meski belum sampai kepada pengakuan sebagai
Pahlawan Nasional.
“Seminar Nasional ini nantinya menjadi bahan untuk pengusulan Tuan
Rondahaim menjadi Pahlawan Nasional. Dukungan dan rekomendasi dari
seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Simalungun sangat diharapkan,”
kata Garinsen Saragih.
Ditambahkan Garinsen, Tuan Rondahaim Saragih merupakan salah satu
putra terbaik Simalungun yang harus menjadi kebanggaan bersama
masyarakat di Simalungun. “Walau pun kami sebagai marga Garingging yang
mendorong pengusulan ini, tetapi ini untuk kepentingan bersama
Masyarakat yang ada di Kabupaten Simalungun. Dukungan Pemkab, DPRD
Simalungun dan Uspida dan seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan,”
katanya.
Sementara Ketua Panitia Darwan Saragih menambahkan, Seminar Nasional
Kepahlawanan Tuan Rondahaim akan menghadirkan pembicara dari Dirjen
Kementerian Sosial, Harto Juono MHum dari Universitas Indonesia, Dr
Suprayetno MHum dan Dr Budi Agustono dari Universitas Sumatera Utara dan
Pdt Juandaha Purba MTh dari Kalitkom Kantor Pusat GKPS.
“Selain narasumber, kita juga mengundang perwakilan tokoh agama,
tokoh masyarakat, tokoh adat, media cetak dan elektronik, ormas dan
kepemudaan,” katanya. Ditambahkan Darwan Saragih, Pemkab dan DPRD
Simalungun akan merekomendasi hasil seminar ke Provinsi Sumatera Utara,
selanjutnya akan disampaikan ke Presiden RI melalui Kementerian Sosial.
“Kami juga berharap, partisipasi penuh dari Keluarga Besar Saragih
Garingging untuk mendukung terlaksananya acara Seminar Nasional ini,
sekaligus Pesta Bona Taun Hasadaon Saragih Garingging Kabupaten
Simalungun, tanpa terkecuali. Semua ini dari, untuk dan bagi kita,”
katanya. (esa)
SIMALUNGUN – Hingga kini, anggota DPRD Bernhard
Damanik tak kunjung mendapat panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) sebagai tindak lanjut laporannya yang disampaikannya akhir 2011
lalu. Disusul laporan LSM Macan Habonaron pada pertengahan Desember
lalu. Dia berharap, KPK memroses dan tidak mendiamkan laporannya
tersebut.
“Hingga saat ini, saya belum dipanggil KPK untuk memberikan
keterangan lanjutan. Tapi di Poldasu saya sudah dipanggil pada
pertengahan Desember lalu untuk memberikan keterangan,” kata Benhard
yang ditemui METRO, Rabu (9/1).
Dipanggilnya Bernhard ke Poldasu karena pihaknya juga membuat laporan
pengaduan ke Bareskrim. Menurutnya, KPK tidak boleh mendiamkan laporan
tersebut. Sebab laporan dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut mencapai
puluhan miliar yang merupakan uang negara.
Padahal, sebelumnya Bernhard Damanik telah memberikan bukti tambahan
ke KPK atas dugaan penyelewengan dana APBD Simalungun Tahun Anggaran
(TA) 2010 sebesar Rp48 miliar, yang disinyalir dilakukan Bupati
Simalungun JR Saragih. Dia memberikan bukti tambahan ke KPK berupa
testimoni, pada Oktober 2011 lalu.
Dalam testimoni itu disebukan, adanya penyimpangan Dana APBD
Kabupaten Simalungun TA 2010 yang bersumber dari Dana APBD Provinsi
Sumatera Utara, khususnya untuk insentif guru non PNS (Guru Swasta) TA
2010 sebesar Rp1.276.920.000 dan dari APBN TA 2010 tentang Tunjangan
Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) Kabupaten Simalungun TA
2010 sebanyak 69 orang guru bersertifikasi sebesar Rp1.035.000.000.
Selain itu, juga ada dugaan kolusi antara JR Saragih dengan Ketua
DPRD Simalungun Binton Tindaon untuk mengalihkan dana insentif para guru
non PNS sebesar Rp1.276.920.000 miliar untuk membeli mobil anggota DPRD
Simalungun.
Ternyata, dari bukti yang didapat, untuk memuluskan pengalihan dana
tersebut, JR Saragih meminta persetujuan kepada Ketua DPRD Simalungun.
Dalam surat 900/2110/DPP KA-2011, perihal Permohonan Persetujuan
Melakukan Pengeluaran Uang Mendahului P APBD Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp1.276.920.000 miliar, disebutkan bahwa berdasarkan surat Kepala Dinas
Pendidikan Kabupaten Simalungun Nomor 420/773/Set-Keu/Disdik-2011
Tanggal 3 Maret 2011 perihal permohonan izin Mendahului P APBD TA 2011,
mengajukan pembayaran tambahan penghasilan bagi guru non PNS untuk Juli
sampai dengan Desember 2010 sebesar Rp1.276.920.000 miliar.
Selain itu, Bernhard juga telah melaporkan JR Saragih atas adanya
dugaan korupsi renovasi Guest House menjadi rumah dinas Bupati
Simalungun yang menelan biaya Rp2.635.000.000 yang dikerjakan pihak
ketiga tanpa melalui proses tender, di mana hal ini melanggar Perpres 54
tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.
lalu, LSM Macan Habonaron juga telah menyampaikan laporannya pada
pertengahan Desember lalu. Dalam laporan itu, JR Saragih diduga telah
melakukan tindak pidana korupsi sebesar Rp67 miliar lebih.
Dugaan korupsi tersebut berasal dari dana BOS TA 2011 dan TA 2012,
dana alokasi khusus (DAK) TA 2011 yang dikerjakan tahun 2012 dan dana
Bantuan Sosial (Bansos) bidang pendidikan TA 2012 serta DAK TA 2012.
Tak hanya itu. Anggota KPU Simalungun Robert Ambarita juga telah
melaporkan JR Saragih ke KPK tahun 2010 lalu tentang kasus suap Bupati
Simalungun JR Saragih ketika masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)
berlangsung.
Bahkan barang bukti suap berupa selembar cek senilai Rp50 juta juga
sudah diserahkan Robert Ambarita ke KPK. Namun hingga kini belum ada
titik terang terhadap penanganan kasus tersebut. (pra/doc)
SUMBER : METRO SIANTAR
MEDAN- Sidang mantan Bupati Pemkab Simalungun periode 2005-2010,
Zulkarnain Damanik digelar malam hari di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis
(10/1) pukul 19.15 WIB hingga pukul 20.40 WIB. Dengan agenda pembacaan
vonis, kader Partai Demokrat itu divonis satu tahun lima bulan penjara
oleh Majelis Hakim yang diketuai Jonner Manik. Usai vonis, Majelis Hakim
langsung memerintah dilakukan penahanan setelah berkekuatan hukum
tetap.
“Menyatakan terdakwa Zulkarnain Damanik, telah terbukti secara sah
dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara
bersama-sama. Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun dan enam
bulan penjara, denda Rp50 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar
diganti dengan pidana penjara satu bulan. Menetapkan terdakwa ditahanan
setelah putusan berkekuatan hukum tetap,” ujar Ketua Majelis Hakim
Jonner Manik malam itu, Kamis (10/1).
Namun terdakwa tidak diwajibkan membayar uang pengganti karena
dinyatakan tidak terbukti melanggar Pasal Primer. Terdakwa terbukti
bersalah mengorupsi dana panjar insentif ajudan bupati dan wakil bupati
dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2005-2006
sehingga merugikan negara sebesar Rp529.654.638.
Majelis Hakim menyatakan terdakwa melanggar Pasal 3 Jo (junto), Pasal
18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
yang telah diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Sejak pagi, seluruh awak media cetak maupun elektronik menunggu persidangan itu. Lamanya persidangan dimulai disebabkan hakim ketua, Jonner Manik baru menyidangkan perkara korupsi lainnya. Bahkan beberapa kali lampu di ruang sidang tersebut sempat padam sehingga menyebabkan persidangan terganggu.
Sejak pagi, seluruh awak media cetak maupun elektronik menunggu persidangan itu. Lamanya persidangan dimulai disebabkan hakim ketua, Jonner Manik baru menyidangkan perkara korupsi lainnya. Bahkan beberapa kali lampu di ruang sidang tersebut sempat padam sehingga menyebabkan persidangan terganggu.
Putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim lebih ringan dari tuntutan
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Amardi P Barus. Dimana sebelumnya jaksa
menuntut terdakwa dengan hukuman 6 tahun penjara, denda Rp300 juta
subsider 6 bulan penjara. Selain itu, terdakwa juga diwajibkan membayar
uang pengganti sebesar Rp361 juta lebih dimana sebelumnya terdakwa telah
membayar Rp168,164 juta. Jika tidak membayar uang pengganti tersebut
dalam jangka waktu yang telah ditentukan, maka harta benda terdakwa akan
disita. Namun bila tidak mencukupi maka harus diganti dengan hukuman
kurungan badan selama tiga tahun penjara.
Hal-hal yang memberatkan terdakwa karena telah mengakibatkan kerugian negara, tidak mengakui perbuatannya. (far)
SUMBER : hariansumutpos
Subscribe to:
Posts (Atom)
Popular Posts
-
HAK CIPTA : Ny.St.B Manihuruk/Anta br Damanik GKPS Hutaimbaru, Kecamatan Selimakuta, Kabupaten Simalungun ==================================...
-
a. Umpasa Dakdanak (Anak-anak) Contoh: Bona-bonani sanggar Asok idege-dege Anak boru marlajar Asok ielek-elek Artinya: Pangkal batang pimpi...
-
T unjangan fungsional adalah tunjangan yang diberikan kepada guru bukan PNS. Program pemberian subsidi ini diberikan kepada guru yang diang...
-
Kabupaten Simalungun adalah sebuah kabupaten di Sumatra Utara, Indonesia. Bupatinya saat ini adalah Drs. T. Zulkarnaen Damanik MM yang sedan...
-
Purba adalah marga atau morga dari suku Simalungun yang aslinya berasal dari daerah yang bernama Simalungun di provinsi Sumatera Utara, Indo...
-
KONTINGEN PESPARAWI SEKOLAH MINGGU SE-GKPS GKPS PAMATANG RAYA 1903 MEDAN, 30 JUNI 2013 Distrik IV juara umum Juara ...
-
PERSYARATAN: 1. Umum Warga Negara Indonesia Berkelakuan baik dibuktikan surat keterangan Kepala Sekolah Usia maksimum 16 tahun pad...
-
Syahmidun Bantah Intimidasi Saksi JAKARTA –METRO; Sejumlah saksi yang dihadirkan pasangan T Zulkarnain Damanik-Marsiaman Saragih membeberkan...
Labels
Artikel
artis
berita
Berita Bergambar
budaya
Bupati Simalungun
cpns
Desain
download
facebook
Film
FPPR
Gaya Hidup
GKPS
Hiburan
humor
informasi
internet
JR. Saragih
kaos simalungun
kesehatan
korupsi
LOVE
Marga-marga i Simalungun
olah raga
pariwisata
pematang raya
pematang siantar
PEMEKARAN
pemuda
Pendidikan
pertanian
PILKADA
PNS
politik
Simalungun
Sosok
SUMUT
teknologi
Tips Kesehatan
umpasa simalungun
VIDEO


Recent Comment