sponsor

Select Menu

Favourite

Berita

Budaya

Bupati Simalungun

Pematang Raya

Pematang Siantar

Pendidikan

Politik

Kaos Simalungun

VIDEO



Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berencana melantik JR Saragih sebagai Bupati Simalungun, Sumatera Utara di Jakarta, Jumat (22/4) mendatang. Direncanakan pelantikan nantinya dilakukan bersamaaan dengan pelantikan 7-8 kepala daerah lain hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015.
“Jumat siang mungkin saya akan melantik 8-9 kepala daerah yang tertunda pelantikannya. Baik karena alasan administrasi karena alasan harus memertimbangkan konsultasi,” ujar Tjahjo di Jakarta, Rabu (20/4).
Menurut Tjahjo, untuk Kabupaten Simalungun, nantinya hanya akan dilantik bupati terpilih. Sementara untuk wakil tidak dilakukan, karena Amran Sinaga telah berstatus terpidana.
“Iya untuk Simalungun hanya bupatinya yang akan dilantik,red),” ujar Tjahjo.
Selain Simalungun, pelantikan juga akan dilakukan antara lain untuk Wali Kota Nias terpilih (Sumatera Utara). Kemudian Rokan Hulu dan Pelalawan (Provinsi Riau).
“Bukan salah kami, seperti di Sumatera, itu hari ini surat masuk, mereka meminta besok harus dilantik. Setidaknya kan butuh 3-4 harilah,” ujar Tjahjo.
Sementara itu ditanya terkait pelantikan Tengku Erry Nuradi sebagai gubernur Sumatera Utara definitif, Tjahjo mengatakan pihaknya telah memproses usulan draft keputusan presiden.
“Untuk (pelantikan gubernur,red) Kalimantan Tengah, Keppresnya sudah ada. Terus Sumut dan Riau, sudah ada salinan putusan MA-nya, sedang kami kirim dari sekretariat negara,” ujar Tjahjo.
Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini berharap sepulang lawatan presiden ke negara-negara Eropa nantinya, pelantikan dapat segera diagendakan.
“Mudah-mudahan sepulang presiden dari Eropa bisa diagendakan pelantikan tiga gubernur. Satu hasil pilkada, kemudian sumut dan Riau (pelantikan gubernur,red) definitif. Ini dapat dilakukan setelah ada putusan pasti dari pengadilan,” ujar Tjahjo. (gir/ms)

sumber : metro siantar

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dipastikan hanya akan melantik JR Saragih sebagai Bupati Simalungun, dalam waktu dekat. Pelantikan tidak akan diikuti pengesahan wakil bupati terpilih Amran Sinaga, karena telah berstatus sebagai narapidana.
Kepastian hadir sebagaimana dikemukakan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri Sumarsono menjawab koran ini saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (30/3).
“Kami sudah menerima usulan pelantikan. Untuk Simalungun hanya untuk bupati terpilih, tanpa wakil bupati,” ujar Sumarsono.
Menurut Sumarsono, pihaknya kini tengah memproses usulan tersebut. Sehingga dapat segera ditandatangani Mendagri dalam waktu dekat.
“Untuk wakil bupati belum diproses, karena yang sebelumnya terpilih dari hasil pilkada telah berstatus terpidana. Karena itu nanti ada mekanismenya lagi untuk (pemilihan,red) wakil bupati,” ujar Sumarsono.
Sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Sesditjen) Kemendagri Anselmus Tan membuka kemungkinan SK JR Saragih sudah terbit pekan mendatang. Hal tersebut menyusul telah diterimanya surat usulan pelantikan dari Plt Gubsu Tengku Erry Nuradi.
“Kini sedang kami proses, mudah-mudahan minggu depan SK-nya sudah ditandatangani pak menteri (Mendagri Tjahjo Kumolo,red),” ujar Ansel.
Selain Simalungun, Kemendagri kata Ansel, juga sudah menerima surat usulan pelantikan pasangan terpilih bupati Karo dan wali kota Gunung Sitoli. Meski sedikit terlambat, namun usulan paling tidak memberi kepastian kepemimpinan yang defenitif. Pasalnya, akhir masa jabatan (AMJ) Bupati Karo periode 2011-2016, diketahui terhitung sejak 25 Maret lalu. Sementara Gunung Sitoli 13 April mendatang. Sementara Simalungun sudah berakhir ‎sejak 25 Oktober 2015 lalu.
Selain tiga daerah tersebut, Ansel sebelumnya juga meminta Tengku Erry segera mengusulkan ‎pelantikan tiga daerah lain di Sumut yang AMJ-nya April ini. Masing-masing Nias Barat (13 April 2016). Nias Utara (12 April 2016) dan Nias Selatan (12 April).
“Usulannya baru tiga daerah itu, tiga daerah lain yang AMJ-nya juga berakhir April ini, belum ada usulan,” ujar Ansel.
Saat ditanya apakah nantinya Kemendagri hanya akan menerbitkan SK untuk pelantikan bupati Simalungun terpilih JR Saragih saja, atau juga untuk wakil bupati ‎terpilih Amran Sinaga, Ansel belum dapat memberi jawaban pasti. Meski diketahui Amran telah berstatus terpidana.Menurutnya, hal tersebut sepenuhnya kewenangan Mendagri.
Sebagaimana diketahui, pilkada 2015 untuk Sumatera Utara telah dilaksanakan di 22 daerah. Dari jumlah tersebut, Tengku Erry telah melantik 14 pasangan kepala daerah secara serentak pada 17 Februari lalu.
Dari ke delapan daerah yang belum dilantik, ‎ lima daerah AMJ-nya sepanjang Maret hingga April. Masing-masing Karo (25 Maret 2016), Nias Barat (13 April 2016). Nias Utara (12 April 2016), Nias Selatan (12 April) dan Kota Gunung Sitoli (13 April). Sementara Simalungun sudah berakhir 25 Oktober 2015.
Kemudian dua daerah AMJ-nya Juni mendatang. Masing-masing Mandailing Natal (28 Juni 2016) dan Nias (9 Juni 2016). (ms/gir)

METROSIANTAR.COM

RAYA – Pemkab Simalungun menggelar penyuluhan dan pencegahan terhadap bahaya nakoba yang dilaksanakan di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Selasa (29/3).
Ratusan peserta dari 31 kecamatan hadir dalam acara tersebut. Adapun pembicara dalam acara tersebit ialah Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatra Utara, Kejaksaan Negeri Simalungun dan Polres Simalungun.
Kabag Kesra Simalungun Sutini Saragih selaku panitia penyelenggara mengatakan, tujuan penyuluhan tersebut diharapkan para tokoh agama, masyarakat dan pemuda yang hadir dalam acara tersebut dapat menjadi motivator pencegahan narkoba sampai ke nagori masing masing untuk mensukseskan gerakan revolusi mental.
Mewakili Pemerintah Simalungun Sekda Gideon Purba sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Di mana masalah narkoba dan miras sudah menjadi masalah nasional. “Jadi kita memerlukan strategi yang melibatkan komponen masyarakat untuk memberantas peredaran narkoba, terutama untuk kalangan generasi muda sebagai penerus bangsa. Diharapkan kepada peserta yang hadir dapat menyebarluaskan di wilayah masing-masing terutama terhadap generasi muda,” ujar Gideon Purba.
Disebutkan, saat ini Pemkab Simalungun telah mengusulkan agar BNN dibentuk di Kabupaten Simalungun sebagai suatu cara kesungguhan Pemkab dalam memerangi narkoba.
Kepala Bagian BNN Provinsi Sumatera Utara Suheri Situmorang S.Sos sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut memberikan penjelasan terkait bahaya narkoba yang sudah menyebar di seluruh daerah di Indonesia.
Dari 350 jenis narkoba yang ada di seluruh dunia, Indonesia sudah masuk sebanyak 50 jenis. “Jadi dari jenis-jenis tersebut kita dari BNN berharap kepada peserta penyuluhan agar secara aktif sebagai perpanjangan tangan dari BNN untuk mengimformasikan kepada masyarakat,” terang Suheri.
Hal senada diungkapkan Polres Simalungun yang diwakili oleh KBO Sat Narkoba Iptu SM Hutagaol. Menurutnya, masyarakat harus selalu proaktif dalam memerangi narkoba. Sebab kalau hanya kepolisian yang dilibatkan, program bersih narkoba itu tidak akan menghasilkan hasil yang baik. Selain itu ia juga mengharapkan peranserta dari peserta penyuluhan agar menyampaikan pesan bersih narkoba kepada seluruh lapisan masyarakat. Ke depan ia mengatakan bahwa kepolisian akan selalu berusaha untuk membersihkan penyaluran dan peredaran narkoba di kalangan masyarakat. (ss/pra)

METROSIANTAR.COM
SIMALUNGUN – Tiga Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah Simalungun nomor urut (1) Tumpak Siregar-Irwasyah Damanik, (2) Evra Sasky Damanik-Sugito, (3) Nuriaty Damanik-Posman P Simarmata, menolak proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang telah dilakukan, Rabu kemarin.
Hal itu disampaikan Paslon bersama dengan para penasehat hukum serta petinggi partai pendukung masing-masing Paslon.
“Kami dari kuasa hukum masing-masing sepakat menolak proses Pilkada dan seluruh hasilnya. Ketiga Paslon, kami nyatakan menolak Pilkada Simalungun dan hasilnya karena bersikap desidentil”kata Trimedia Panjaitan, dalam jumpa pers di center TPS-Syah, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Kamis (11/2).
Menurut ketiga paslon ini, penolakan dolakukan karena Pilkada tidak didasari produk hukum yang benar. “Kami menolak karena adanya kesalahan dan karena cacat hukum sesaui dengan PKPU. Kita meminta supaya diuji materi”kata wakil paslon nomor urut 2, Sugito.
Senada disampaikan partai pengusung paslon nomor urut 3, Bernard Damanik. Dengan tegas mengatakan menolak pilkada dan hasilnya.
“Karena Pilkada kita lihat cacat hukum. Sebelum Pilkada juga kita sudah melakukan penolakan tetapi ditolak MK. Yang kita minta adalah legal standing. Dengan temuan dilapangan ada kecurangan salah satunya surat suara ada dua persi yaitu menggunakan surat suara tahun 2011″jelasnya.
Wakil Paslon nomor (1) Irwasyah Damanik dengan tegas mengamini seluruh upaya hukum yang akan dilakukan bersama ketiga Paslon ini.
“Kita sepakat dan mendukung upaya yang akan dilakukan. Intinya, pilkada Simalungun cacat hukum. Dan menurut para saksi kita menemukan kejanggalan dan keanehan sehingga menghalangi pemilih datang ke TPS”ujarnya.

Ditambahkan, pelanggaran lain yang ditemukan adalah C1. “C1 yang digunakan masih tahun 2011, selanjutnya, ke 3 paslon ini sudah mengindikasikan bahwa ada satu paslon yang tidak memenuhi syarat. Karena waktu mendesak, terpaksa paslon ke 3 ini terdesak mengikuti Pilkada. Yang jelas ba bahwa proses Pilkada yang cacat akan menghasilkan Pilkada cacat”ucapnya.
Untuk kedepanya, ketua DPD PDIP Kabupaten Simalungun  Dharma Purba, mengutarakan untuk proses selanjutnya, telah menyepakati akan membentuk tim kuasa hukum untuk membawa masalah ini ke ranah hukum.
“Kami akan membentuk kuasa hukum untuk mewakili semua perjuangan ini. Dan baru saja Junimart kuasa hukum dan bahkan akan bertambah seperti Dewi dan penasehat hukum lainnya”terangnya. (Pam).

sumber : metrosiantar.com


Nama Kecamatan di SimalungunTumpak Siregar – Irwansyah DamanikEvra Sasky Damanik – SugitoNuriaty Damanik – Posman SimarmataJR Saragih – Amran SinagaLindung Gurning – Soleh SaragihTotal
1Bandar3.5132887115115072169274
2Bandar Huluan417731801693172717010947
3Bandar Masilam328235991010196515310009
4Bosar Maligas604433842570419820516401
5Dolok Batu Nanggar422863493245309226317177
6Dolok Panribuan2781276155231991787986
7Dolok Pardamean129025511244093836845
8Dolok Silau8011904895285326797
9Girsang Sipanganbolon1851164726181816666225
10Gunung Malela334666141607342557115563
11Gunung Maligas186847712335151315610643
12Haranggaol Horison508935941058242277
13Hatonduan24895438684992698961
14Huta Bayu Raja593215561466305248812494
15Jawa Maraja Bah Jambi276219711635577473512877
16Jorlang Hataran2720589113419211186482
17Pematang Silimakuta8222304063595545107
18Panei2989459179338031579201
19Panombean Pane21351141173836511508815
20Pematang Bandar523833812203210610513033
21Pematang Sidamanik1901458208924073767231
22Purba94743013596783579576
23Raya2261665537172258142
24Raya Kahean136438421924276428258
25Siantar614538234187441048119046
26Sidamanik268013382946342131110696
27Silimakuta4471644832803393936
28Silau Kahean99753014343716746751
29Tanah Jawa663835033983538040019904
30Tapian Dolok203249753728367829514708
31Ujung Padang401147962942293024614925
Total 86.16462.19955.235108.7507.939320.287
  27 %19 %17 %34 %2 %100 %


Tingkat partisipasi pemilih 48 persen
Jumlah suara sah 320.287

sumber : http://jurnalsiantar.net/2016/02/10/3026/berikut-daftar-perolehan-suara-pilkada-simalungun-10-pebruari-2016-versi-panwaslih-simalungun/


Rekapitulasi suara berdasarkan formulir Model C1 yang telah ditetapkan oleh KPPS, bersifat sementara dan bukan hasil final. Kesalahan yang terdapat pada formulir Model C1 diperbaiki pada rekapitulasi di tingkat atasnya


Hasil Hitung TPS (Form C1) Kabupaten Simalungun



1
Tumpak Siregar, SH dan H. Irwansyah Damanik, SE
Perolehan : 49209 Suara (23,86%)
2
Evra Sassky Damanik, S.Sos dan Sugito
Perolehan : 32904 Suara (15,96%)
3
Hj. Nuriaty Damanik, SH dan Posman Simarmata
Perolehan : 36536 Suara (17,72%)
4
Dr. JR. Saragih, SH, MM dan Ir. Amran Sinaga, M.Si
Perolehan : 82899 Suara (40,20%)
5
Lindung Gurning dan Soleh Saragih, SH
Perolehan : 4665 Suara (2,26%)



Data Masuk :
59,76%
(1.007 dari 1.685 TPS)


Rekapitulasi Data Sub Wilayah

No
Kecamatan
Pemilih
Pengguna Hak Pilih
Perolehan Suara
Suara Sah
Suara Tidak Sah
Total Suara
Data Masuk
1
56.450
21.255
 [1] 7.112
 [2] 6.656
 [3] 3.041
 [4] 3.645
 [5] 323
20.704
352
21.052
100% 
121 / 121 TPS
2
20.059
11.144
 [1] 4.217
 [2] 3.180
 [3] 1.681
 [4] 1.691
 [5] 174
10.941
201
11.144
100% 
52 / 52 TPS
3
-- Data belum masuk --

4
-- Data belum masuk --

5
29.016
16.762
 [1] 4.031
 [2] 6.176
 [3] 3.001
 [4] 2.907
 [5] 191
16.306
452
16.762
96,34%
79 / 82 TPS
6
14.769
8.168
 [1] 2.826
 [2] 227
 [3] 1.572
 [4] 3.196
 [5] 180
8.082
80
8.156
100% 
44 / 44 TPS
7
11.449
6.599
 [1] 1.200
 [2] 238
 [3] 1.054
 [4] 4.129
 [5] 79
6.702
61
6.763
91,18%
31 / 34 TPS
8
10.964
7.033
 [1] 801
 [2] 193
 [3] 489
 [4] 5.443
 [5] 32
6.958
75
7.033
100% 
32 / 32 TPS
9
11.853
6.470
 [1] 1.822
 [2] 159
 [3] 711
 [4] 1.800
 [5] 1.611
6.103
68
6.171
96,88%
31 / 32 TPS
10
-- Data belum masuk --

11
-- Data belum masuk --





12
3.805
2.595
 [1] 549
 [2] 112
 [3] 706
 [4] 1.173
 [5] 21
2.561
34
2.595
100% 
14 / 14 TPS
13
0
0
 [1] 0
 [2] 0
 [3] 0
 [4] 0
 [5] 0
0
0
0
9,30%
4 / 43 TPS
14
-- Data belum masuk --

15
17.026
8.360
 [1] 2.770
 [2] 1.971
 [3] 1.582
 [4] 1.774
 [5] 185
8.282
77
8.359
100% 
41 / 41 TPS
16
12.794
6.667
 [1] 2.753
 [2] 620
 [3] 1.336
 [4] 2.037
 [5] 126
6.872
111
6.983
100% 
37 / 37 TPS
17
8.771
4.965
 [1] 622
 [2] 227
 [3] 396
 [4] 3.605
 [5] 51
4.901
64
4.965
100% 
22 / 22 TPS
18
17.614
10.440
 [1] 3.216
 [2] 459
 [3] 1.980
 [4] 4.460
 [5] 179
10.294
146
10.440
100% 
48 / 48 TPS
19
16.533
8.917
 [1] 2.135
 [2] 1.107
 [3] 1.742
 [4] 3.651
 [5] 150
8.785
132
8.917
100% 
42 / 42 TPS
20
-- Data belum masuk --

21
12.792
7.066
 [1] 1.854
 [2] 457
 [3] 2.083
 [4] 2.354
 [5] 175
6.673
140
6.813
97,22%
35 / 36 TPS
22
13.939
8.989
 [1] 936
 [2] 362
 [3] 1.268
 [4] 6.274
 [5] 47
8.887
102
8.989
90,48%
38 / 42 TPS
23
25.509
17.224
 [1] 480
 [2] 295
 [3] 1.257
 [4] 15.071
 [5] 44
17.147
77
17.224
100% 
71 / 71 TPS
24
13.633
8.301
 [1] 1.355
 [2] 359
 [3] 2.135
 [4] 4.346
 [5] 28
8.223
78
8.301
100% 
38 / 38 TPS
25
27.835
16.251
 [1] 5.109
 [2] 3.445
 [3] 3.286
 [4] 3.898
 [5] 412
16.012
266
16.286
63,33%
76 / 120 TPS
26
20.318
11.160
 [1] 2.748
 [2] 1.321
 [3] 2.897
 [4] 3.590
 [5] 317
10.909
245
11.161
100% 
59 / 59 TPS
27
11.650
5.656
 [1] 641
 [2] 214
 [3] 594
 [4] 4.107
 [5] 44
5.600
56
5.656
100% 
24 / 24 TPS
28
-- Data belum masuk --
29
-- Data belum masuk --
30
26.440
15.487
 [1] 2.032
 [2] 5.126
 [3] 3.725
 [4] 3.748
 [5] 296
14.927
553
15.390
100% 
68 / 68 TPS
31
-- Data belum masuk --




Informasi Kabupaten Simalungun
Pemilih dan Pengguna Hak Pilih
Laki-laki
Perempuan
Total
Pemilih
185.811
188.691
383.219
Pengguna Hak Pilih
98.184
106.053
209.509
Partisipasi
52,84%
56,20%
54,67%

Suara Sah dan Tidak Sah


Suara Sah
205.869 Suara
Suara Tidak Sah
3.370 Suara
Jumlah
209.160 Suara

Prosentase Suara Sah
98,43%
Partisipasi Pemilih dengan Disabilitas
2,51%
81 dari 3.227 Jiwa





Pasangan Calon
1.       Tumpak Siregar, SH dan H. Irwansyah Damanik, SE
2.       Evra Sassky Damanik, S.Sos dan Sugito
3.       Hj. Nuriaty Damanik, SH dan Posman Simarmata 
4.       Dr. JR. Saragih, SH, MM dan Ir. Amran Sinaga, M.Si
5.       Lindung Gurning dan Soleh Saragih, SH

sumber : https://pilkada2015.kpu.go.id/simalungunkab