sponsor

Select Menu

Favourite

Berita

Budaya

Berita Utama

Popular

Kategori Berita

Comments

Advertisement

Berita Pilihan

Newsletter

Hi There, I am

SLIDE1

Bupati Simalungun

Pematang Raya

Pematang Siantar

Pendidikan

Politik

Kaos Simalungun

VIDEO

a. Umpasa Dakdanak (Anak-anak)

Contoh:
Bona-bonani sanggar
Asok idege-dege
Anak boru marlajar 
Asok ielek-elek

Artinya:
Pangkal batang pimping
Pelan dipijak-pijak
Gadis yang baru belajar
Pelan dibujuk-bujuk

b. Umpasa Namaposo (anak muda)

Contoh:
Songkit-songkit simbandar
Simbandar simbanua
Sonin poltikni padan
Sompong use mahua

Artinya:
Songkit-songkit simbandar
Simbandar simbanua
Begitu eratnya janji
Sempat juga terpisah

c. Umpasa nasib atau dagang

Contoh:
Sada sikortas kajang
Dua sikortas lipat
Sadokah ahu marlajang
Sada pelang mardingat

Artinya:
Sehelai kertas kajang
Dua kertas lipat
Selama aku merantau
Tak seorangpun yang mengingat

d. Umpasa perkenalan

Contoh:
Ulang songonin lajamu
Marbalos pinta-pinta
Ulang songonin hatamu
Marbotou dope hita

Artinya:
Jangan begitu lengkuasmu
Berbalas segala pinta
Jangan begitu bicaramu
Kita masih bersaudara
e. Umpasa percintaan

Contoh:
Bueipe lintah dor-dor
Isampalan nangga bosi
Bueipe nahutonggor
Sada ham hupandolosi

Artinya:
Banyak lintah berkeliaran
Dikubangan kerbau nangga bosi
Banyak pun orang kulihat
Hanya tuan yang kucinta

f. Umpasa perceraian

Contoh:
Ningku pe lang arirung
Anggolang arirang lantei
Ningku pelang sirang
Anggolang marsirang matei

Artinya:
Kukatakan pun tidak seludang
Kalau tidak seludang lantai
Kukatakan pun bukan bercerai
Kalau tidak bercerai mati

g. Umpasa sedih-hati

Contoh:
Rotapma tali piol
Ganti tali husapi
Rotapma nian sihol
Lang be tarulaki

Artinya:
Putuslah tali piol
Ganti tali kecapi
Rindu sudah mendalam
Tak dapat diulangi lagi




h. Umpasa jenaka

Contoh:
Jengesni bintang ai
Bilangsi gombur-gombur
Jengesni botou ai
Bilangsi sitangko jomur

Artinya:
Cantiknya bintang itu
Sayang kabur-kabur
Cantiknya saudari itu
Sayang pencuri jemuran

i. Umpasa nasehat

Contoh:
Langdong hondoran gumba
Timbaho sihondoran
Lang adong tonggoran rupa
Parlaho sitonggoran

Artinya:
jangan dipagar gumba 
tembakau yang dipagar
jangan memandang rupa 
budi baiklah yang dipandang

j. Umpasa Namatua (Orang tua)

Contoh:
Uratni pese purba
Dulang ranting-rantingan
Sayur nasiam matua
Ulang magin-maginan

Artinya:
Urat lengkuas purba 
Jarak-beranting-ranting
Lanjutlah usia tuan-tuan
Jangan sakit-sakit

k. Umpasa sukacita 

Contoh:
sinrabi lobe runjei
Erap sihala bolon
Sintabi bani umbei 
Hear naso tarhorom

Artinya:
Ditebas dahulu runjei
Berserak kincung besar
Permisi kepada yang terhormat
Karna gembira tak tertahan

l. Umpasa dukacita

Contoh:
Sada manukku mirah
Padua manukku labu
Sanggapni namarinang
Mardilo mangan hujabu

Artinya:
Seekor ayam merah
Yang kedua ayam kelabu
Nasib baik yang beribu
Ada yang memanggil makan kerumah

m. Umpasa adat

Contoh:
Sarindang pe sorondung
Hotang pajalin-jalin
Sainang pe saopung
Marga palain-lain


sumber :
http://artandteen.blogspot.com/2013/09/contoh-pantun-simalungun-dengan-arti.html


KONTINGEN PESPARAWI SEKOLAH MINGGU SE-GKPS

GKPS PAMATANG RAYA 1903
MEDAN, 30 JUNI 2013

Distrik IV juara umum



Juara Paduan Suara Anak (PSA)

Juara 1 : GKPS Cikoko Jakarta (Nilai 1860)
Juara II: GKPS Resort Jambi (Nilai 1790)
Juara III: GKPS Resort Menteng Indah Medan (Nilai 1750)
Juara 4 = GKPS 1903 PAMATANG RAYA (nilai 1530)
Juara 5 = GKPS CILILITAN (nilai 1510)
Juara Terakhir = No Undi 01 (nilai 965)

Juara Vokal Solo
Juara I : Geisha Sihotang (GKPS Sola Gratia Resort Polonia Medan) Nilai 1250
Juara II:No Undi 05 Nilai 1100
Juara III: Rani Saragih (GKPS Tanah Kanaan, GKPS Resort Jambi) Nilai 1080
Juara 4 = No Undi 12 (nilai 985)
Juara 5 = No Undi 13 (nilai 970)
Juara Terakhir = 420
*Yg perlu diperhatikan notasi, membaca partitur not balok dgn benar, pernafasan dgn baik, teknik mnyanyi dgn benar

Juara Kathehisasi
Juara 1 = Teladan Medan (Nilai 367)
Juara 2 = Pekanbaru (Nilai 355)
Juara 3 = Sirpang Sigodang (Nilai 350)
Juara 4 = Gajapokki (Nilai 346)
Juara 5 = Medan Barat (Nilai 345)
Juara 6 = Dolog Pardamean (Nilai 331-Beda Jumlah Salah)
Juara 7 = Bogor (Nilai 331-Beda Jumlah Salah)
Juara 8 = Sidikalang (Nilai 329)
Juara 9 = Dumai (Nilai 326)
Juara 10 = Merek Raya (Nilai 318)
*Ketua Juri: Pdt. Krisman Purba, M.Th.
*Pemeriksaan hasil lomba menggunakan metode komputerisasi
*Kalo salah= -1, kalau benar= +4, kalau ga diisi =
(Berbagai Sumber)

Jalur Raya-Kuala Namu Dukung Kemajuan Simalungun




[TONGGO SIBARANI]
MANGURAS – Menteri BUMN Dahlan Iskan, manguras mobil Damri yang akan diserahkan ke Pemkab Simalungun untuk dioperasikan sebagai angkutan penumpang.
RAYA – Pembangunan infrastruktur ibukota Kabupaten Simalungun yang berkembang pesat, diapresiasi Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Usulan Bupati untuk membuka jalur baru Bandara Kuala Namu menuju Raya untuk percepatan pembangunan Simalungun, dinilai sebagai langkah tepat.
“Simalungun yang terlintas di benak saya selama ini semua kegiatannya ada di Siantar, sehingga sangat sulit untuk memindahkan ibukotanya dengan bayangan kalau Raya itu masih kampung dan hulu.
Saat helikopter akan mendarat, saya terkejut ternyata sudah anyak bangunan baru dan bagus-bagus berdiri hingga saya memohon agar heli berkeliling sekali sebelum mendarat,” ujar Dahlan Iskan di rumah dinas Bupati Simalungun usai mengikuti penutupan Pesta Rondang Bittang, Sabtu (29/6) pukul 14.00 WIB.
Dahlan Iskan menjelaskan, setelah meminta heli berputar sekali lagi, dia terkejut setelah melihat jelas bahwa dalam kurun waktu 2 tahun, dapat terwujud kota baru. Dalam waktu yang singkat, Raya sudah berkembang pesat.
Ditanya langkah yang akan diambil untuk pengembangan ekonomi Simalungun, Dahlan menyebutkan, akan mendukung usulan Bupati Simalungun DR JR Saragih membuka jalur tembus antara Bandara Kuala Namu menuju Raya.
“Warga dari Raya yang hendak ke Bandara Kuala Namu tidak perlu berputar melalui Siantar. Demikian juga orang dari Kuala Namu menuju Raya, tidak lagi berputar melewati Siantar,” ujarnya.
Dahlan Iskan menambahkan, jika rencana pembukaan jalur baru dapat terealisasi, maka jalur Bandara Kuala Namu ke Tapanuli itu bisa pindah via Raya. Kalau itu terjadi, perkembangan Kabupaten Simalungun akan lebih pesat.
Namun jalan 30 kilometer yang dibuka Bupati Simalungun belum bisa diaspal, karena masih ada jembatan belum dibangun. Pembangunan jalur baru ini akan menjadi kunci perkembangan Kabupaten Simalungun.
“Sudah saya minta agar dilakukan keroyokan pengaspalan jalan melalui kebun PTPN dan direksi BUMN lainnya. Dalam waktu dekat beberapa Dirut BUMN sudah harus berdiskusi rencana Haroan Bolon (Gotongroyong, red) seperti yang digalakkan Bupati Simalungun,” ujarnya sambil tersenyum kecil setelah mengucapakan bahasa Simalungun.
Masih kata Dahlan Iskan, dari hasil pembicaraan dengan bupati, Kabupaten Simalungun sedang dalam pembangunan, sehinga perlu diperhatiakan penataan kotanya.
“Jangan tumbuhnya kota ini tidak terencana, seperti yang terjadi di kota-kota lain. Untungnya, pembangunan Simalungun masih tahap awal, sehingga perencanaanya perlu diperhatikan. Seandainya jumlah penduduknya bertambah, pembangunan diarahkan ke mana, masalahnya apa harus direncanakan,” harap Dahlan.
Dengan terbukanya akses jalan baru ini, akan meningkatkan perekonomia masyarakat. “Saya tau Simalugun itu sejarahnya besar dan pemimpinnya juga bagus, sehingga perlu saling mendukung pembangunan. Intinya, kita harus semangat memajukan kota ini,” tegasnya.
Sementara Bupati Simalungun JR Saragih dalam sambutan penutupan PRB mengatakan, sangat berterima kasih atas bantuan Menteri BUMN Dahlan Iskan baik materi maupun moril.
“Kabupaten Simalungun sudah mendapat bantuan materi BUMN dan juga masukan pembangunan jalan lintas Raya ke Kuala Namu,” ujarnya.
Masih kata JR Saragih, jalan yang dibuka Pemkab Simalungun dengan anggaran yang begitu minim. Ada Simpang Pangalbuan, Kecamatan Raya yang berjarak 2 kilometer dari Raya. Ada Sarang Padang, Kecamatan Silou Kahean yang dari sana dapat menuju kabupaten lain dan jalan menuju Bandara Kuala Namu.
“Dari Kuala Namu ke Raya hanya 80 kilometer. Jalan tersebut sekarang telah kita buka dan layak dijalani kenderaan roda empat, namun kalau hujan tidak bisa dilalui.
Besar harapan kami, Bapak Menteri (Dahlan Iskan) dapat mewujudkan jalan baru tersebut, sehingga Simalungun tidak terisolir dan layak dilalui untuk percepatan program master plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3I). Untuk menuju Bandara Kuala Namu tidak perlu lagi melalui Siantar demikian juga ke Danau Toba,” ujar JR Saragih. (rah)


sumber : metro siantar

Dahlan Iskan Manortor Bersama 15 Ribu Warga



[TONGGO SIBARANI]
MANORTOR – Menteri BUMN Dahlan Iskan, didampingi Bupati Simalungun DR JR Saragih, manortor bersama 15 ribu warga Kabupaten Simalungun, Sabtu (29/6).
SIMALUNGUN – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, hadir di Simalungun disambut 15 ribu masyarakat berpakaian adat Simalungun.
Tiba di Lapangan Hapoltakan, Pematang Raya, Sabtu (29/6) pukul 10.00 WIB dengan Helikopter, Dahlan Iskan dihadiai seperangkan pakaian adat Simalungun berupa hiou selendang, gotong, hiou abit dan pisou suhul gading. Seperangkat alat juga diserahkan kepada rombongan lainnta, Letjen Purn DR TB Silalahi dan Cosmas Batubara.
Rombongan Dahlan Iskan yang didampingi Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM tiba di lokasi juga disambut juga dengan dihar dan tortor sombah. Setelah itu, Dahlan Iskan, TB Silalahi, Cosmas Batubara dan JR Saragih menari bersama Haroan Bolon (Tarian Gotongroyong) bersama 15 ribu warga. Tarian ini memecahkan rekor MURI sebagai tarian dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia.
Dahlan Iskan terlihat menikmati Haroan Bolon berdurasi 15 menit tersebut. Ia nampak mengikuti satu per satu gerakan Haroan Bolon, sehingga mengundang perhatian para peserta. Tidak sedikit orang yang mengabadikan gambar dan video, keikutsertaan Dahlan Iskan dalam menari Haroan Bolon. Sebelumnya, Dahlan Iskan juga ikut bersama ibu-ibu PKK dan Darma Wanita Koor Himne Kabupaten Simalungun berjudul Habonaron Do Bona.
Ketua Panitia Gideon Purba mengatakan, kehadiran Menteri BUMN Dahlan Iskan ke Simalungun dalam rangka penutupan Pesta Rondang Bintang dan Haroan Bolon, sekaligus penyerahan bantuan 17 unit mobil Damri.
Kata dia, Haroan Bolon adalah gotong royong merupakan filosofi masyarakat Simalungun hal ini dilakukan untuk menumbuhkembangkan kembali rasa bergotongroyong dilandasi dengan tanggung jawab.
“Semalam kita bersama seluruh masyarakat Simalungun telah melakukan gotong royong serentak. Sekaligus tanggal 28 Juni ditetapkan sebagai hari Haroan Bolon Kabupaten Simalungun dengan surat keputusan Bupati Simalungun DR JR Saragih,” ujar Gideon.
Masih kata Sekda Simalungun itu, Haroan Bolon saat ini diikuti 15 ribu masyarakat dari 31 kecamatan itu, juga memecahkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia. Oleh MURI juga akan diserahkan piagam penghargaan kepada Bupati Simalungun DR JR Saragih, Pelaksana Haroan Bolon, Menteri BUMN dan TB Silalahi.
Pada kesempatan itu, kata Gideon, Menteri BUMN akan menyerahkan secara simbolis Bus Damri kepada Pemkab Simalungun, pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) kepada warga miskin, pemberian beasiswa kepada pelajar SD, SMP, SMA sederajat di Simalungun oleh PTPN III sebesar Rp300 juta dan PTPN IV sebesar Rp1,2 miliar.
“Secara langsung, panitia juga mengadakan lucky draw berhadia 10 unit sepedamotor dan hadiah lainnya,” ujar Gideon, sembari mengatakan kegiatan dengan bersumber dari swadaya masyarakat.
Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM, mengucapkan terima kasih kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan yang memberikan bantuan moril dan materil berupa 17 unit Bus Damri kepada Pemkab Simalungun.
bus itu akan digunakan untuk transportasi warga di daerah yang tidak pernah tersentuh transportasi. Hal ini telah lama didambakan masyarakat Kabupaten Simalungun.
“Tiga tahun saya di sini, ada masyarakat yang mengatakan kapan Pak Bupati lewat transportasi dari sini. Perlu disampaikan, bahwa Simalungun adalah kabupaten yang unik sekali. Simalungun ini terdiri dari 1,2 juta jiwa penduduk.
Namun seluruh suku dan agama ada di sini. Uniknya, di Simalungun anak SD pun sudah ada kos. Itu karena jahunya tempat tinggal dengan sekolah. Membutuhkan jalan kaki hampir 6 jam karena tidak ada kendaraan,” papar JR Saragih.
“Inilah terjadi di Kabupaten Simalungun. Sehingga, ketika saya menjadi Bupati Simalungun, banyak jalan yang sudah kami buka, sehingga memudahkan menghubungkan antara desa dan kecamatan, baik ke ibu kota.
Tentunya ini adalah harapan kami agar Menteri BUMN melucurkan Damri pada hari ini. Masyarakat Simalungun mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” ucapnya.
Hadir dalam kegiatan itu, keturunan raja-raja namarpitu se-Kabupaten Simalungun, tokoh agama, pimpinan gereja, pimpinan pondok pesantren, dirut PTPN III, Dirut PTPN IV, Direktur Damri dan Pimpinan Perbankan di Simalungun. (osi)

sumber : metro siantar

PARIPURNA- Pimpinan DPRD Simalungun, foto bersama Ketua DPRD Sumut, usai paripurna pengesahan rekomendasi pemekaran Simalungun.
JAKARTA- Masyarakat yang menghendaki terbentuknya Kabupaten Simalungun Hataran harus bersabar. Meski DPRD Sumut secara resmi telah menyetujui usulan pembentukan kabupaten baru yang ingin pisah dari Kabupaten Simalungun itu, namun tidak serta merta langsung akan diproses pusat.
Pihak Kemendagri memberi sinyal, pembahasan seluruh usulan pemekaran tidak dilakukan dalam waktu dekat. Namun hal itu masih harus menunggu selesainya revisi UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah (pemda), yang di dalamnya juga mengatur soal pemekaran.
“Semua proses pemekaran berhenti dulu. Posisi kita sekarang selesaikan dulu Rancangan Undang-Undang Pemerintah Daerah, baru kemudian proses pembahasan daerah otonom baru,” ujar Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri Djohermansyah Djohan, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/6).
Pria bergelar profesor itu mengatakan, ketentuan ini berlaku untuk seluruh aspirasi pemekaran yang sudah masuk ke pusat.
Dikatakan, di dalam RUU pemda diatur sejumlah perubahan mekanisme pembentukan daerah otonom baru (DOB), yang berbeda dengan ketentuan sebelumnya. “Antara lain perlu adanya waktu persiapan, tidak bisa tiba-tiba menjadi DOB, setidaknya melewati proses waktu tiga hingga lima tahun,” terangnya.
Di RUU itu, lanjutnya, juga diatur bahwa pemerintah pusat, dalam hal ini Kemendagri, juga punya kewenangan untuk mengajukan inisiatif pembentukan daerah otonom baru. Selama ini, usulan datang dari daerah.
Misal untuk daerah di perbatasan dengan negara lain, untuk mengejar ketertinggalan, pusat berhak untuk mengusulkan pemekaran. Kewenangan tersebut menjadi penting dalam kerangka strategis nasional.
Sebelumnya diberitakan, seluruh fraksi di DPRD Sumatera Utara (Sumut) menyetujui usulan pembentukan Kabupaten Simalungun Hataran, Selasa (25/6). Keputusan rapat paripurna itu memperkuat kembali aspirasi pembentukan daerah otonom baru yang ingin pisah dari induknya, Kabupaten Simalungun.
Binton Tindaon: Kita Lewat Jalur DPR RI
Terpisah, Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon mengatakan, seluruh persyaratan sesuai ketentuan undang-undang sudah terpenuhi. “Terbukti,  Gubernur dan DPRD Sumatera Utara, sudah menyetujui,” katanya.
Dia menyebutkan, berkas pemekaran Simalungun nantinya akan dibawa ke DPR RI, yang kemudian dibahas dan diagendakan untuk dirapatkan. “Artinya, kita menggunakan jalur DPR RI, bukan Kemendagri. Sebab di Kemendagri masih moratorium,” ujarnya.
Ia mengatakan, untuk melengkapi persyaratan usulan pemekaran, pihaknya selalu intens melakukan komunikasi dengan Komisi II DPR RI. Binton menambahkan, selain mendapat dukungan Komisi II DPR RI, pemekaran Simalungun Hataran, juga mendapat dukungan Komite I DPD RI. (sam/pra/dro)

sumber : metro siantar

10 Ribu Penari Tortor Sambut Dahlan Iskan




Dahlan Iskan.
RAYA- Sebanyak 10 ribu penari tortor sombah menyambut Meneg BUMN RI Dahlan Iskan, dalam Acara Penutupan Pesta Rondang Bittang (PRB), Sabtu (29/6). Acara dipusatkan di pelataran SMK Efarina Raya.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Simalungun Mixnon Andreas Simamora, ditemui di ruang kerjanya, Jumat (28/6), mengatakan, acara penutupan Pesta Rondang Bittang (PRB) dirangkai dengan acara Haroan Bolon (Gotong Royong, red), launching (peluncuran pertama, red) Bus Damri, pemberian bantuan CSR dan pagelaran Tortor Sombah 10 ribu warga.
“Dari kontak terakhir, Jumat (28/6), Menteri BUMN Dahlan Iskan, Letjen Purn TB Silalahi, Dirut PTPN III Bagas Angkasa, Dirut PTPN IV Erwin Nasution dan Dirut Perum Damri Agus Subroto, serta beberapa pejabat, akan hadir dalam perhelatan pesta akbar Budaya Simalungun ini,” ujar Mixnon.
Mixnon menyebutkan, acara dimulai pukul 09.00 WIB. Pergelaran tortor sombah dengan peserta 10 ribu orang itu akan mendapat penghargaan rekor MURI. “Semua persiapan termasuk lokasi acara, lokasi parkir, konsumsi dipersiapkan dengan memotong kerbau sebanyak 5 ekor.
Berbagai peralatan sudah dipersiapkan. Namun untuk peserta dari masing-masing kecamatan sudah harus tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB, dengan menggunakan pakaian adat Simalungun,” ujarnya.
Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Simalungun Karshel Sitanggang mengatakan, pesta akbar budaya Simalungun ini akan menunjukkan jati diri Simalungun, melalui budaya.
Haroan Bolon merupakan bagian acara penutup dari pesta Rondang Bittang (PRB), yang dilaksanakan di Nagori Seribu Dolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, sejak tanggal 22 juni hingga 27 Juni 2013.
“Besar harapan panitia, karena ini momen pegelaran budaya maka semua hadirin diharapkan menggunakan pakaian adat kebesaran Simalungun. Acara ini diharapkan tidak sekadar acara seremoni belaka tapi harus benar menggali nilai-nilai budaya dan kebersamaan Simalungun,” ujarnya.
Menurut Karshell, Bali terkenal tidak saja karena keindahan alamnya namun juga karena penduduk di Bali sangat menjunjung tinggi budaya. Sehingga menarik minat para wisatawan untuk berlibur dan mempelajari betapa kayanya Indonesia dengan budayanya.
“Pemkab Simalungun juga memiliki keindahan alam dengan Danau Toba. Namun hal ini perlu didukung dengan menjunjung nilai-nilai budaya,” ujarnya.
Pemerhati Budaya Simalungun Januarison Sumbayak mengatakan, PRB dan Haroan Bolon merupakan budaya leluhur Simalungun. Artinya, sejak nenek moyang terdahulu semangat gotong royong dan kebersamaan sudah diajarkan.
“Perhelatan budaya akbar ini harus dapat menggali nilai-nilai Haroan Bolon di Simalungun. Dengan demikian, semua peserta dan hadirin diharapkan menggunakan pakaian kebesaran adat Simalungun sehingga pemerintah pusat melalui Menteri dan petinggi lainnya tahu ternyata Simalungun juga memiliki kekayaan warisan budaya,” ujarnya. (rah/dro)