sponsor

Select Menu

Favourite

Berita

Budaya

Berita Utama

Popular

Kategori Berita

Comments

Advertisement

Berita Pilihan

Newsletter

Hi There, I am

SLIDE1

Bupati Simalungun

Pematang Raya

Pematang Siantar

Pendidikan

Politik

Kaos Simalungun

VIDEO


SIANTAR | DNA – Menjadikan Kota Pematangsiantar sebagai kota pendidikan diperlihatkan satu lembaga bernama Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Siantar-Simalungun. Lembaga ini dalam waktu dekan akan menyelenggarakan kegiatan ilmiah dan berbagai kegiatan yang dapat memotivasi untuk meningkatkan semangat belajar.
Salah satu program ISPI Siantar-Simalungun yang akan diselenggarakan tanggal 3 Pebruari 2015, adalah menyelenggarakan ‘Seminar Nasional Penulisan Jurnal Ilmiah dan Penganugerahan Penghargaan ISPI Award 2015′ bertempat di Balai Rahmadsyah Jalan Kapten MH.Sitorus, Kota Pematangsiantar.
Ketua ISPI Siantar-Simalungun, Drs.Marolop Panjaitan M.Pd didampingi Sekretaris ISPI Siantar-Simalungun, Rudiarman Purba SPd.M.Pd, kemarin, membenarkan bahwa ISPI akan menylenggarakan seminar nasional sekaligus penyerahan penghargaan ISPI Award 2015.
Kinerja ISPI ini dapat terselenggaran ujar Marolop, setelah mendapat dukungan penuh dari Wakil Walikota Pematangsiantar, DrsKoni Ismail Siregar yang mereka anggap sejak sebelum jadi Wakil Walikota dikenal sangat peduli di bidang pendidikan.
“Kita sudah sering berkomuniasi dengan pak Koni, karena selama ini ISPI menganggap beliau sangat peduli dengan bidang pendidikan. Hal inilah membuat kita bersama teman-teman di ISPI bekerja keras untuk setiap yang namanya program menyangkut pendidikan di Siantar dan Simalungun,” tukas Rudiarman Purba menimpali.
Didorong kuatnya dukungan Koni Ismail dalam bidang pendidikan ini, imbuh Marolop Panjaitan, akhirnya ISPI memutuskan mengangkat Koni Ismail Siregar sebagai Ketua Dewan Pembina ISPI Siantar-Simalungun.
Semniar nasional yang diselenggarakan ISPI ini imbuh Marolop, akandihadiri tokoh-tokoh pendidikan serta para pemerhati peduli pendidikan dan sekaligus ISPI akan memberi penghargaan ISPI Award 2015 kepada sejumlah tokoh-tokoh yang dianggap berperan besar untuk memajukan dunia pendidikan di daerah khususnya dan di Indonesia umumnya.
Para tokoh pendidikan yang hadir, sebutnya, terdiri dari para Rektor dari berbagai perguruan tinggi swasta dan negeri yang terkenal di Indonesia.Diantaranya, Rektor Universitas HKBP Nomensen, dariUniversitas Air Langga, dari Universitas Sumatera Utara (USU) dan lainnya termasuk yang akan datang dari Pulau Jawa.
Pembicara di seminar, antara lain, Dr.Rohmadi M.Hum (penulis/dosen Universitas Negeri Sebelas Maret), Prof.Dr.Albiner Siagian M.SI (guru besar USU), Prof.Dr.Khairil Ansari M.Pd.(dna/herman maris)

SUMBER : dnaberita.com


SIMALUNGUN | DNA – Sebanyak 234 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Efarina (UNEFA) Pamatang Raya Kabupaten Simalungun mengikuti wisuda perdana Diploma III dan Strata 1 (S1) yang dilaksanakan pada sidang terbuka senat oleh Rektor Universitas Efarina Dr Abdiyanto SE MSi bertempat di Auditorium T Johan Garingging Pamatang Raya, Kamis (29/1/2015).
Rektor Universitas Efarina Dr Abdiyanto SE MSi dalam sambutannya saat membuka sidang terbuka tersebut mengatakan, setelah meninggalkan dunia akademik, para wisudawan akan memasuki kehidupan bermasyarakat yang jauh lebih luas sekaligus menghadapi tantangan yang semakin berat.
Menghadapi tantangan tersebut para wisudawan dan wisudawati tidak boleh hanya mengandalkan pada ijazah belaka tapi kompetensi dan perolehan ijazah tersebut harus terus dikembangkan melalui peningkatan kemampuan dan ketrampilan diri secara lebih kreatif dan inovatif sebagaimana tuntutan kebutuhan dunia kerja termasuk di dalamnya penguasaan informasi dan kemampuan berorganisasi.
Kepada para wisudawan dan wisudawati saya ucapkan selamat atas keberhasilan anda meraih gelar dan selamat berkarya dalam masyarakat untuk memulai langkah pengabdian lebih lanjut.
Desriani Purba mewakili wisudawan dan wisudawati menyampaikan terima kasih kepada para dosen yang telah membimbing mereka selama mengikuti pendidikan. “Kami berharap semoga universitas ini semakin maju dan berkembang dimasa yang akan datang,” harap Desriani.
Sementara itu, Ketua APTISI Sumatera Utara Dr H Bahdin Nur Tanjung SE MM  dalam sambutannya mengatakan membangun sebuah univeritas bukanlah hal yang mudah diperlukan tenaga, pikiran, gagasan dan ide dan dana cukup besar untuk menjadikan sebuah universitas yang maju. “Saya yakin dan percaya 20 tahun kedepan universitas ini bisa menjadi yang terbaik,” ujar Tanjung.
Bupati DR JR Saragih SH MM dalam sambutannya mengatakan hari ini merupakan sejarah bagi Pamatang Raya merupakan Ibukota Kabupaten Simalungun yang telah memiliki universitas. “Seingat saya ini yang pertama Universitas di Kabupaten Simalungun yang melaksanakan wisuda para sarjananya dan ini yang perdana dilaksanakan oleh Universitas Efarina,”katanya
Keberadaan universitas di daerah ini, Bupati berharap dapat memberikan motivasi kepada generasi muda untuk senantiasa giat belajar guna meraih cita-cita. Untuk itu kami dari pemerintah mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. “Jadilah garam dan terang ditengah-tengah teman, keluarga dan masyarakat,”ungkap Bupati.
Adapun wisudawan dengan IPK tertinggi pada wisuda perdana Universitas Efarina yakni Desriani Purba program studi D3 Kebidanan dengan IPK 3,42, Romince Vionala Sitorus program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan IPK 3,41, Selleramauli Silalahi program studi Keperawatan IPK 3,38, Nurbetta Tarigan program studi Farmasi dengan IPK 3,10 dan Saen Isa Handayani Br Tarigan program studi Manajemen dengan IPK 3,30
Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Sumatera Utara Dr H Bahdin Nur Tanjung SE MM, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM, Ephorus GKPS Pdt Jaharianson Saragih STh MSc PhD,Ketua Pengadilan Negeri Simalungun Ramses Pasaribu SH MH, Kapolres AKBP Heri Sulesmono, Sekda Drs Gidion Purba MSi, para orang tua wisudawan, para tamu beserta undangan.(DNA | herman maris)

SUMBER : dnaberita.com
USI Wisuda 1.164 Sarjana S-1 dan Magister 
Tolong Jangan Permalukan Almamatermu


Rektor USI Prof Dr Marihot Manullang MM, mewakili kopertis Wilayah 1 Medan-Aceh, pengurus, pembina, para Dekan di USI dan udangan lainnya mengikuti prosesi menuju Auditorium Radjamin Purba. (Pholmer saragih/Metro Siantar)

METROSIANTAR.com, SIANTAR – Sebanyak 1.164 sarjana S-1 dan magister diwisuda oleh Rektor Universitas Simalungun (USI) Prof DR Marihot Manullang MM, Sabtu (24/1). Dalam sambutannya, rektor menyampaikan agar sarjana yang telah meraih gelar akademik diharapkan mutlak memahami konsekuensi dan tanggungjawab moral maupun akademis, bukan sekedar asesoris nama belaka.

Rektor menyampaikan, sarjana mutlak mewujudkan keahlian akademik sesuai bidang ilmunya masing-masing. Dimanapun berada, harus tetap mengembangkan toleransi dan hargai perbedaan. “Tetaplah berusaha menjadi pelopor dalam memberikan sumbangan bagi peradaban manusia dan perdamaian dunia melalui bidang yang saudara tekuni,” ujar rektor.

Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang selalu up to date sangat memengaruhi pola pikir masyarakat, sehingga kecakapan yang dimiliki harus dibarengi idealisme serta dedikasi yang tinggi, guna mengatasi persaingan yang makin ketat. Ditambah faktor era globalisasi sangat kompetitif, sementara pasar kerja sangat terbatas.

“Sarjana harus benar-benar memiliki iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, pekerja keras, pekerja cerdas, handal serta berdisiplin,” ujar rektor.

Dia berharap, apa yang telah dilakukan USI selama ini kepada seluruh wisudawan/ti bisa menjadi bekal yang terbaik di lingkungan tempat tinggal dan lingkungan kerja masing-masing. “Tolong jangan lupa dan jangan permalukan almamatermu,” pinta Rektor USI.

Dalam kesempatan tersebut, Prof DR Marihot Manullang MM didampingi Dewan Pembina dan Pengurus Yayasan USI menyampaikan penghargaan kepada Sespel Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Sumut-Aceh Drs Rudi K Nababan MSi.

Drs Rudi K Nababan mewakili Kopertis Wilayah I Sumut dalam sambutannya menegaskan, gelar sarjana bukan diperoleh lewat ritual akademik. Untuk itu, para wisudawan harus mampu merubah pola pikir masyarakat dalam mengatasi berbagai kesulitan yang dialami sehari-hari.

Kondisi negara Indonesia yang sedang morat-marit, baik bidang hukum, ekonomi maupun politik memerlukan penanganan serius. “Sarjana jangan lagi hanya berorientasi jadi pegawai negeri, tetapi harus bisa menciptakan pekerjaan sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut diterangkan, keberhasilan mendapat gelar sarjana S-1 dan magister adalah peran besar dr USI, orangtua, dosen dan pihak lainnya. “Karenanya, selalu mengucapkan terimakasih kepada mereka. Gunakan ilmu dengan baik. Jaga moralitas dn junjung tinggi nama almamater,” ujar R Nababan.

Hal senada disampaikan Pengurus Yayasan USI Budi Purba, sesepuh Simalungun DR Polyentino Girsang, mewakili alumni Albert Pane, mewakili Walikota Siantar, mewakili bupati, mewakili DPRD Siantar dan Simalungun. Mereka mengingatkan para wisudawan/ti, ketatnya persaingan memeroleh lapangan kerja di tengah arus globalisasi tak bisa dipandang enteng.

Jika tak pintar dalam memilih dan memilah peluang, dikhawatir para sarjana malah menambah pengangguran baru. Karenanya  perlu peningkatan kualitas diri dalam mengatasi kesulitan yang ada. Sarjana jangan hanya berpuas diri dengan gelar yang dicapai saat ini, tapi harus bisa jadi pencipta lapangan kerja.

Wakil Rektot II Pasu Malau SH MHum dan Wakil Rektor I Drs Marlan MSi menyampaikan, wisuda kali ini, USI meluluskan 1109 S1 yang terdiri dari 201 orang Fakultas Ekonomi, 81 orang Fakultas Pertanian, 312 orang Fakultas Hukum, 461 orang FKIP, 54 orang Fakultas Teknik dan 55 orang lulusan S-2 Magister Sains (MSi) bidang kajian Perencanaan Wilayah.

Wisuda yang berlangsung sejak pagi ini, dipadati keluarga wisudawan. Membludaknya undangan yang hadir sebelumnya sudah diantisipasi panitia. Para orangtua maupun keluarga wisudawan yang memiliki undangan bisa masuk ke auditorium yang berkapasitas 2.000 orang. Panitia juga sudah menyediakan tenda khusus di luar auditorium yang dilengkapi dengan layar monitor. Sehingga acara wisuda di dalam dapat dilihat dari luar. (mer)

Sumber :METROSIANTAR.com
Sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan sumber daya manusia di Kabupaten Nias Barat, Pemerintah Kabupaten Simalungun memberikan jaminan bebas biaya kuliah bagi pelajar di Nias Barat yang ingin melanjutkan studi di Universitas Efarina, Kabupaten Simalungun.
Hal ini diungkapkan oleh Bupati Simalungun JR Saragih saat menyampaikan sambutaannya pada acara penutupan acara PRPG di pantai Sirombu Kabupaten Nias Barat tanggal 8 November 2014 yang lalu.
“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan bahwa jika ada putra dan putri Nias Barat yang berkeinginan melanjutkan studinya di perguruan tinggi, maka saya janjikan gratis di Universitas Efarina Simalungun untuk Nias Barat sampai sarjana,”ujar JR Saragih.
Namun demikian, Saragih mengatakan, untuk biaya kontrakan rumah dan biaya makan, menjadi tanggungjawab calon mahasiswa. “Yang mampu kita gratiskan hanya biaya perkuliahan sampai selesai sarjana. Dan untuk biaya kontrakan rumah dan biaya makan calon mahasiswa, biarlah menjadi tanggungjawabnya ataupun orangtuanya,” tambahnya.
“Jika ada yang berkeinginan kuliah dan merasa kekurangan biaya dari orangtuanya, maka cukup datang saja ke Simalungun dan tunjukan KTP asal Nias Barat kepada pejabat setempat, dan selanjutnya registrasi dan bisa langsung kuliah,” terangnya.
Sangat Diapresiasi
Pemerintah Kabupaten Nias Barat sangat mengapreasi bantuan pendidikan yang dijanjikan Bupati Simalungun. Bupati Nias Barat melalui Asisten Bidang Kehumasan Kabupaten Nias Barat Simesono Hia mengatakan, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan oleh pelajar di Nias Barat.
“Dukungan pak Bupati Sumalungun untuk perkembangan sumber daya manusia di Kabupaten Nias Barat sangat kita hargai dan apresiasi. Itu adalah sebagai wujudu jiwa sosial seorang Bupati Sumalungun yang turut dirasakan warga Nias Barat. Untuk itu ini harus kita manfaatkan dan jangan kita sia-siakan karena memang Pemkab Nias Barat butuh dukungan seperti ini,”ujar Simesono.
Kata Simesono, Pemkab Nias Barat melalui Dinas Pendidikan akan melakukan sosialisasi terhadap sekolah-sekolah dan orangtua siswa, agar anak-anak usia sekolah yang duduk di kelas 3 SMA/SMK mempersiapkan diri untuk melanjutkan kuliah di Universitas Efarina Simalungun. Bagi yang berkeinginan bisa mengirimkan datanyake Dinas Pendidikan Nias Barat untuk didata dan difasilitasi ke pihak pihak universitas.
“Ini untuk seluruh putra-putri Nias Barat, dan tidak terbatas jumlah yang akan diterima. Namun, tentu nantinya Dinas Pendidikan akan melakukan berupa seleksi terhadap calon mahasiswa asal Nias Barat. Tujuannya adalah tentu kita mengharapkan siswa yang berprestasi,”tambahnya.
Simesono menghimbau, pelajar SMA/SMK Nias Barat mempersiapkan diri melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Universitas Efarina Simalungun, dan juga Simesono mengharapkan dukungan dari orangtua para siswa nantinya yang berkeinginan melanjutkan kuliah namun kekurangan biaya dari orangtua agar memotivasi anaknya untuk melanjutkan studinya. [FIR]
- See more at: http://www.nias-bangkit.com/2014/11/bupati-simalungun-janjikan-kuliah-gratis-untuk-nias-barat/#sthash.FAmianHj.dpuf

SIMALUNGUN, KOMPAS.com  Bravo Girsang, pelajar SMP Negeri 1 Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, penderita osteoporosis (pengapuran tulang) mengikuti ujian nasional (UN) di dalam mobil, Rabu (23/4/2013).



Hal itu terlihat ketika rombongan Bupati Simalungun JR Simalungun melakukan kunjungan pelaksanaan UN di Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Di sekolah ini, peserta UN terdaftar sebanyak 243 orang, tetapi yang mengikuti 242 orang. Mereka dibagi dalam 13 ruangan dan satu orang dinyatakandrop out (DO).



Sama halnya dengan peserta lainnya, dalam melaksanakan ujian, Bravo juga mendapatkan pengawasan dari tim pengawas ujian. 



Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Raya Toni Pelman Purba mengatakan, Bravo Girsang merupakan siswa aktif dan memiliki prestasi yang baik. “Meskipun kondisinya begini, ia sangat bersemangat untuk belajar. Apalagi, dia anak yang baik dan memiliki prestasi di sekolah," ujar Toni.



Kepada wartawan, Bravo Girsang mengaku mengalami pengapuran tulang sejak dua bulan terakhir. "Pada awalnya saya terasa keram di kaki lalu lama-kelamaan menjadi begini. Meski ujian dengan kondisi begini, saya berharap dapat lulus," ujar Bravo.



Melihat kondisi dan semangat Bravo, Bupati JR Saragih mengatakan akan memberi bantuan biaya pengobatan. 



Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Resman Saragih menjelaskan, pelaksanaan UN tingkat SMP sederejat di Kabupaten Simalungun diikuti sebanyak 208 sekolah. SMP sebanyak 138 sekolah dan MTs sebanyak 70 sekolah. Jumlah peserta sebanyak 14.715 orang.

SUMBER : 
KOMPAS.com
SIMALUNGUN – Pemkab Simalungun terus melakukan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang, terutama dalam bidang pendidikan. Upaya itu dilakukan, agar masyarakat khususnya dari keluarga kurang mampu tetap mendapat pelayanan yang sama dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
Untuk merealisasi hal terebut, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM didampingi Plt Sekda Ir Jhon Sabiden Purba MUM, Asisten Pemerintahan dan Kesra Eka Hendra SSos, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Johanes SP dan beberapa pimpinan unit kerja di jajaran Pemkab Simalungun, Senin (22/4) bersilahturahmi ke PT Brigestone Sumatera Rubber Estate (BRSE).
Kedatangan Bupati dan rombongan disambut Act Presiden Direktur, H Aswansyah Noerdin, Finance Direstor, Masahifo Okazaki, R & D Manager, Kazo Susaki, Palnt Manager, Takashi Sukamoto dan para manager devisi PT Brigestone Sumatera Rubber Estate, yang selanjutnya melakukan pertemuan di Gedung Dolok Marangir Klub di areal perkantoran PT BRSE.
Pada kesempatan itu, DR JR Saragih SH MM menyampaikan, silahturrahmi menjalin kerjasama dalam mendukung program Pemkab Simalungun guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya dalam bidang peningkatan SDM melalui dana Coorporate Social Responsibility (CSR).
 “Kabupaten Simalungun memiliki sekitar 1 juta jiwa lebih penduduk dan banyak anak-anak di daerah ini yang ingin melanjutkan pendidikan tapi kebanyakan dari keluarga yang tidak mampu dan mereka pada umumnya anak-anak yang berprestasi.
Oleh karenanya diharapkan PT Brigestone Sumatera Rubber Estate turut serta berperan dalam membantu anak-anak ini dalam meningkatkan pendidikannya melalui dana CSR dalam bentuk beasiswa,” kata Bupati.
Selain di bidang pendidikan, diharapkan juga pihak PT BRSE, melalui CSR juga dapat membantu dalam peningkatakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Simalungun.
Disampaikannya juga, Pemkab Simalungun sangat mendukung keberadaan perusahaan-perusahaan baik yang dikelola negara maupun swasta di daerah Simalungun.
Hanya saja diharapan, supaya perusahaan-perusahaan tersebut memiliki andil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Simalungun melalui dana CSR yang dimiliki perusahaan.
Dikesempatan itu, Bupati juga menyampaikan, Pemkab Simalungun pada tahun 2013 mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar untuk pendidikan. Hal ini demi kemajuan masyarakat Kabupaten Simalungun. Jadi peran perusahaan-perusahaan yang ada di daerah ini sangat dibutuhkan.
“Kami (Pemkab Simalungun) tahun 2013 ini memberikan bea siswa kepada 20 orang anak berprestasi dari keluarga tidak mampu untuk di sekolahkan di IPB,” ungkapnya. Selanjutnya Bupati mengatakan, melalui dana CSR yang ada di perusahaan-perusahaan hendaknya disalurkan melalui satu pintu, sehingga tidak terjadi kegiatan-kegiatan yang tumpang tindih.
Artinya, jangan ada kegiatan seperti PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) dan kegiatan pemerintah lainnya dilaksanakan bersamaan dalam penyaluran dana CSR, sehingga tidak jelas peruntukannya.
Menyikapi tawaran Bupati Simalungun untuk mendukung program pemerintah dalam membangun Kabupaten Simalungun, Act Presiden Direktur, H Aswansyah Noerdin menyambut baik dan pihaknya siap bekerjasama dengan Pemkab Simalungun.
“Kami juga telah melakukan apa yang menjadi harapan Bupati Simalungun. Melalui CSR tahun 2012, kami telah menyalurkan dana untuk membantu biaya sekolah bagi anak-anak, terutama bagi yang berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Bagi yang di universitas, kami telah memberi bantuan namun Indeks Prestasi (IP)-nya di atas 3. Melalui CSR ini juga kami membantu masyarakat pada insfrastruktur jalan, seperti di Dolok Ulu Kecamatan Tapian Dolok peleningan jalan sepanjang 1,4 Km,” jelas Aswan.
Menyinggung tentang besarnya dana CSR untuk tahun 2013 ini, Aswan menjelaskan masih dalam proses dan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pimpinan mereka termasuk untuk menaikkan dana CSR seperti harapan Bupati Simalungun. (rel/pra)

sumber : metrosiantar.com

PERSYARATAN:

1. Umum

  • Warga Negara Indonesia
  • Berkelakuan baik dibuktikan surat keterangan Kepala Sekolah
  • Usia maksimum 16 tahun pada 1 Juli 2013
  • Tinggi dan berat badan seimbang
  • Sehat Jasmani dan Rohani
  • Siswa kelas 9 SMP/Sederajat TP: 2012/2013, dengan syarat prestasi/nilai sebagai berikut:
  • A. Berdasarkan Peringkat Umum
    Siswa yang berasal dari SMP/MTs negeri, swasta, mendapat juara umum paralel pada semester V kelas 9 TP. 2012/2013 dengan ketentuan sebagai berikut:
    - Apabila jumlah siswa (kelas 9) 15-20 orang = 1 orang (Juara umum I)
    - Apabila jumlah siswa (kelas 9) 21-40 orang = 2 orang (Juara umum I-II)
    - Apabila jumlah siswa (kelas 9) 41-60 orang = 3 orang (Juara umum I-III)
    - Apabila jumlah siswa (kelas 9) 61-80 orang = 4 orang (Juara umum I-IV)
    - Apabila jumlah siswa (kelas 9) 81-100 orang = 5 orang (Juara umum I-V)
    - Apabila jumlah siswa (kelas 9) 101-120 orang = 6 orang (Juara umum I-VI)
    - Apabila jumlah siswa (kelas 9) 121-140 orang = 7 orang (Juara umum I-VII)
    - Apabila jumlah siswa (kelas 9) 141-160 orang = 8 orang (Juara umum I-VIII)
    - Setiap kelipatan 20 penambahan 1 orang juara umum tersebut ditetapkan dan diterangkan oleh
       kepala sekolah yang bersangkutan.

    B. Berdasarkan Rata-rata Nilai, dengan syarat sebagai berikut:
    - Siswa berasal dari SMP/sederajat negeri/swasta di dalam di luar kabupaten Simalungun
       Provinsi SUMUT
    - Memiliki Nilai Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA pada
       semester I, II, III, IV, V serendah-rendahnya 7,00 (Tujuh koma nol nol)
    - Nilai mata pelajaran tersebut diterangkan oleh kepala sekolah yang bersangkutan

2. Khusus

Mengisi formulir pendaftaran Penerimaan Siswa Baru (PSB) SMA Plus Partuha Maujana Simalungun (PMS) beralamat di Jl. Sutomo No. 68 Pematang Raya, Kab. Simalungun dengan melampirkan:
  • Fotocopy rapor semester I s/d semester V dilegalisir oleh Kepala Sekolah (masing-masing rangkap satu)
  • Pas photo hitam putih / berwarna terbaru sebanyak 2 (dua) lembar ukuran 3 x 4 Cm dan 2 (dua) lembar ukuran 2 x 3 Cm.
  • Fotocopy akte kelahiran / kenal lahir 1 (satu) lembar
  • Fotocopy Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Mengikuti seleksi administrasi, tes akademik, wawancara, fisik, kesehatan, psikotes, dan tes kemampuan kesemaptaan jasmani

PENDAFTARAN:

A. Waktu dan Tempat

  1. Medan dan sekitarnya
    Tempat : Gedung SSC Jl. Iskandar Muda No. 22 D Medan
    Tanggal : 18 Maret - 06 April 2013
    Pukul    : 14.00 - 20.00 WIB
  2. Simalungun dan sekitarnya
    Tempat : SMAN 1 Raya, Jl. Sutomo No. 68 Pematangraya
    Tanggal : 18 Maret - 30 April 2013
    Pukul: 08.00 - 14.00 WIB

B. Prosedur Pendaftaran

  1. Formulir pendaftaran dapat diambil di SMAN 1 Raya dan SSC Medan
  2. Pendaftaran dilakukan langsung oleh calon siswa dan didampingi oleh orang tua / wali.
  3. Biaya pendaftaran Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah)

TAHAP SELEKSI:

A. Seleksi Akademis

  1. Seleksi akademis (ujian tertulis) akan dilaksanakan pada hari Kamis, 02 Mei 2013 dimulai pukul 08.00 WIB sampai selesai, bertempat di SSC Medan bagi yang memilih tempat tes Medan dan sekitarnya.
  2. Hasil seleksi akademis (ujian tertulis) diumumkan pada hari / tanggal Kamis, 02 Mei 2013 pukul 15.00 WIB bertempat di SSC Medan.
  3. Seleksi akademis (ujian tertulis) akan dilaksanakan pada hari Kamis, 02 Mei 2013 dimulai pukul 08.00 WIB sampai selesai, bertempat di SMA Negeri 1 Raya bagi yang memilih tempat tes SMA Negeri 1 Raya.
  4. Hasil seleksi akademis (ujian tertulis) diumumkan pada hari / tanggal Kamis, 02 Mei 2013 pukul 15.00 WIB bertempat di SMA Negeri 1 Raya.
  5. Bagi calon peserta didik yang lulus tes akademis berhak untuk mengikuti tes psikotes, tes kesehatan, tes kesemaptaan jasmani dan wawancara.

B. Psikotes, Tes Kesehatan, Tes Kesemaptaan Jasmani, Wawancara

  1. Pelaksanaan psikotes, tes kesehatan, tes kesemaptaan jasmani, dan wawancara tanggal 06 - 08 Mei 2013 di SMA Negeri 1 Raya dan Korem 022 Pantai Timur Jl. Asahan Km 3 Pematang Siantar bagi semua calon yang lulus tes akademis baik yang memilih tempat tes di SSC Medan maupun SMA Negeri 1 Raya.
  2. Bagi calon peserta didik yang tidak mengikuti tes tersebut tidak ada ujian susulan dan dinyatakan gugur.

PENGUMUMAN DAN DAFTAR ULANG

  1. Pengumuman lulus dan diterima menjadi siswa baru hasil seleksi penerimaan siswa baru (PSB) SMA Plus Partuha Maujana Simalungun (PMS) dapat dilihat di SSC Medan dan SMA Negeri 1 Raya pada hari Sabtu tanggal 18 Mei 2013
  2. Pendaftaran ulang bagi siswa baru yang diterima dilaksanakan tanggal 20 - 24 Mei 2013 dengan melengkapi  persyaratan sebagai berikut:
    - SKHUN asli dan 2 (dua) lembar foto copynya
    - Surat keterangan pindah rayon bagi siswa yang berasal dari SMP/MTs di luar kab. Simalungun

KETENTUAN LAIN

  1. Calon peserta didik yang dinyatakan lulus tetapi tidak mendaftar ulang pada tanggal yang telah ditetapkan dinyatakan mengundurkan diri.
  2. Bagi calon peserta didik yang lulus, masuk asrama pada hari Sabtu, 07 Juli 2013 mulai pukul 08.30 - 17.00 WIB langsung diantar oleh orang tua / wali
  3. Calon peserta didik yang mengundurkan diri sesudah masuk asrama tidak diberi surat pindah ke sekolah lain, tetapi hanya diberikan surat keterangan lulus seleksi masuk
Untuk informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi atau mendatangi Pusat Informasi dan Pendaftaran. Untuk wilayah Simalungun dan sekitarnya dapat datang langsung ke SMA N 1 Raya Jl. Sutomo No. 68 A Pematang Raya 21162 (CP: B. P. Sembiring - 081362300516). Untuk wilayah Medan sekitarnya dapat datang langsung ke LBB SSC Jl. Iskandar Muda No. 22 D Medan (CP: Teguh Sinaga - 081396314939)
RAYA- Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun kembali didemo, Senin (16/7) karena kebijakannya yang dianggap menyimpang dari peraturan perundang-undangan. Massa yang menamakan dirinya Ikatan Pemuda Anak Raya (IPAR) menuntut agar Kadis Pendidikan meninjau kembali pengangkatan kepala sekolah dasar (SD) yang pengangkatannya tidak sesuai peraturan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).  

Dalam orasinya, koordinator aksi Ganda M menyampaikan agar bupati mengusut pengangkatan kepala SD yang tidak sesuai dengan Kemendiknas. Menurutnya, jika hal tersebut dibiarkan, maka kemiskinan dan kebodohan serta korupsi akan semakin meningkat di Kabupaten Simalungun. Selain itu, mereka juga meminta agar Pemkab Simalungun mengawasi pembangunan gedung SD di Kabupaten Simalungun. Ganda Purba mengatakan, banyak pembangunan gedung sekolah yang tidak mempedomani petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak).

“Kami meminta agar Pemkab Simalungun ikut mengawasi pembangunan gedung sekolah maupun rehab yang tidak mempedomani juknis dan juklak agar tidak terjadi penyelewengan. Selain itu IPAR juga meminta agar Bandara Raya dikembalikan kepada SMK Pertanian Raya menjadi lahan percontohan pertanian. Aksi IPAR disambut Sekretaris Disdik Parsaulian Sinaga didampingi Kabid Dikdas Wasin Sinaga dan Kasat Binmas Polres Simalungun AKP S Sinaga.

Menanggapi aksi IPAR, Parsaulian mengatakan, kalau pihaknya akan menyambut baik siapa pun yang akan menyampaikan aspirasi dan dapat disampaikan langsung secara kekeluargaan sesuai dengan etika organisasi. “Bila perlu kami akan hadir bila diundang untuk memberikan klarifikasi sesuai dengan apa yang menjadi keingintahuan dari organisasi,” ujarnya.

Dia mengatakan, aspirasi yang disampaikan akan diterima dan akan disampaikan kepada kami. “Bila perlu dapat disampaikan langsung dengan cara kekeluargaan, dan bila perlu undang kami secara organisasi, pasti kami hadir,” ungkap Pasaulian Sinaga. Dia juga menjelaskan kalau kepala sekolah yang dicopot telah dikembalikan ke posisi semula. Hal proyek yang akan dilaksanakan tahun ini di masing-masing SD di jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, itu belum dimulai, masih pada tahap penyusunan dan perencanaan. Bahkan penelitian juga belum dilaksanakan.

Sementara Ganda mengaku tidak puas atas jawaban tersebut. mereka meminta kepastian jawaban dari selaku Kadis Pendidikan Resman Saragih. Ia mengatakan IPAR akan terus melakukan aksi untuk mendapat jawaban langsung dari Kadisdik. Usai melakukan pertemuan selama 30 menit, massa IPAR kemudian berangkat ke Dinas PU Bina Marga Simalungun. Di dinas ini, IPAR meminta agar Pemkab Simalungun memprioritaskan pembangunan jalan di Kecamatan Raya yang juga Ibukota Kabupaten Simalungun.
“Banyak jalan rusak di Raya ini, salah satu contohnya di Badursa. Kami minta jalan itu segera diperbaiki agar masyarakat lebih mudah mengangkut hasil pertaniannya,” kata Ganda. (hot/osi/ara)

sumber : metro siantar